nhk

MotoGP 2015: Strategi Aprilia Pakai 2 Pembalap STW, Riset Berjalan Sembari Ancam Ducati

 

ManiakMotor – Ketimbang anak-anak Moto2 yang masih segar bugar, Aprilia lebih suka Alvaro Bautista dan Marco Melandri. Keduanya notabene sudah menuju stw alias setengah tuwa. Justru yang karatan di balap motor yang dibutuhkan Aprila. Mereka ingin masukan yang matang untuk jangka panjang. Setelah itu baru pilih joki muda lulusan Moto2, misalnya.

Bos Aprilia Romano Albesiano bilang kombinasi Bautista dan Melandri jadi pilihan tepat untuk jalankan strategi pengembangan. Ia tak berpikir ‘gila’ dengan menuntut  kedua pembalapnya berebut lima besar, apalagi podium. Lagian ini tahun perdana Aprilia terjun sebagai pabrikan dengan menggandeng tim Gresini yang mengakhiri kolaborasi 18 tahunnya dengan Honda.

Si Romano butuh pembalap yang paham membangun motor juara. “Alvaro orang yang tepat, ia bisa beri masukan soal kelemahan dan kekuatan motor-motor MotoGP terkini. Marco dibutuhkan kepintarannya meriset dan mengembangkan motor. Itu sudah terbukti di WSBK. Perpaduan Alvaro dan Marco sangat cocok untuk membangun proyek MotoGP kami,” ucap Romano.

Aprilia terakhir kali menjadi pabrikan MotoGP pada 2004 dan sejak itu hanya menjadi penyuplai mesin buat tim tertentu. Pada 2013, Aprilia ART menjadi juara CRT lewat Aleix Espargaro dan mesin yang sama masih mnggelinding 2014 melalui Open Class. Kini mesin itu yang di up-grade untuk 2015 dengan peningkatan teknologinya secara signifikan. Peranti terpenting adalah pneumatic valve dan seamless shift gearbox (SSG) yang jadi onderdil ‘standar’ dalam tim pabrikan MotoGP.

Basis teknologi Aprilia cukup mumpuni. Tinggal insinyurnya berkolaborasi dengan para teknisi Gresini yang berpengalaman di lapangan. Dan, itu pasti membutuhkan waktu macam diungkap Fausto Gresini, pemilik tim Gresini yang menjadi pengelola tim Aprilia MotoGP. “Tak mungkin meraih hasil dengan cepat. Lawan kami adalah merek-merek terkenal dengan investasi mahal,” ujar Gresini yang bilang konsep kerjanya sangat beda disbanding dengan tim satelit yang pernah dikelolanya.

Benar bos, terlalu sombong ceritanya jika Aprilia buru-buru membidik takhta Honda dan Yamaha. Yang masuk akal adalah membidik Ducati, sesama pabrikan Italia yang juga tengah membangun kekuatan baru. Ada juga Suzuki yang baru masuk. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015: Inggris vs Inggris, RC213V vs M1

MotoGP 2015: Dari RC213V ke M1 Open Class, Bradl Dapat Target Berat

MotoGP 2015: Teknik Dirt Track (Tanah) Terbawa Ke Aspal (MotoGP)

MotoGP 2015: Konsep Motor Berubah, Ducati Bidik Menang

 

 

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353