nhk

MotoGP 2015 Valencia (Jelang Race); Peluang Rossi Tetap Terbuka, ‘Dijamin’ Bos Honda?

 

ManiakMotor – Di MotoGP hanya ada empat motor yang kencang. Tidak sekadar laju, namun nyaman oleh teknologi mutakhirnya untuk konsisten saban lap ketika race. Keempat motor tersebut sampeyan sudah tahulah milik siapa saja. Salah satunya pada Valentino Rossi. Rata-rata keempat motor ini meninggalkan musuh urutan 5 yang diisi antara Ducati pabrikan dan satelit sampai 15 detik saat finish. Sedang open calss mereka tinggal 40 detik ketika finish. Macam itu juga termasuk di seri akhir MotoGP 2015 di Valencia 8 Oktober nanti yang berjalan 30 lap. Tahun lalu di Valencia juga mirip-mirip.

Boleh dihitung dong ketika lomba posisi Rossi start dari belakang. Bila lengkap semua ada 27 peserta, Rossi otomatis berada di grid 27. Bisa saja, mencapai posisi ke-4 untuk menggenapi 3 motor terkencang di tangan Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa dan Marc Marquez. Untuk itu,  Rossi kudu menyalip 23 pembalap.

Kalau mau juara 1, ya ada 26 motor yang dikejar. Waw… “Sulit memang start dari belakang. Banyak pembalap yang harus dilewati,” jelas Rossi setelah bandingnya ditolak CAS. Tapi, harap dicatat  omongan susulan Rossi yang sudah kepalang tanggung datang ke Valencia. Ia akan bekerja keras membangun dan mengolah set-up M1.

Seharusnya M1 Rossi special yang diturunkan di Valencia. Kan seri ini masuk stretegi pamungkas, maka harus pakai mesin paling segar dari jatah lima mesin per musim. Sejak start dari hitungan  open class tadi, ada 13 pembalap medioker yang segera Rossi pukul. Dihitung mereka ketinggalan 40 detik saat finish. Rata-rata kecepatan Rossi dari hasil tahun lalu di Valencia adalah 1 menit 31 detik koma besar. Sedang urutan 10 ke atas diisi medioker tadi antara 1 menit 32 detik koma besar sampai 33 detik koma besar.

Itu sama dengan dalam 1 lap mereka tertinggal nyaris 1 detik sampai 2 detik.  Satu detik itu jaraknya ketingalannya kisaran 43 meter dihitung dari panjang sirkuit Valencia 4000 meter yang time rata-ratanya 1 menit 31 detik. Tinggal dibagi saja 4000/91 detik. Sementara jarak Rossi start dari grid 27 (misalnya), ke grid pertama adalah 81 meter, karena jarak setiap grid adalah 3 meter dan Rossi berada di row 9, itu kalau pesertanya 27. 

Cara start Rossi yang kadang terperosok ke grid 9, empat lap kemudian sudah berada di tiga besar. Jika dihitung perbandingan open class tadi, seharusnya saat start Rossi bisa melewati banyak pembalap. Di lap ke-3 Rossi sudah menyingkirkan semua pemain open class yang penghuni di luar 10 besar. Begitu kalau hitung-hitungan catatan waktu. Tapi kan medioker juga ikut ngegas di racing line yang sama dan  tak sembarangan memberi jalan.

Lap-lap selanjutnya yang bikin bekeringat Rossi mengatasi pemain satelit Yamaha Tech dan Ducati bersama satelitnya serta Suzuki. Dia awal-awal lap mereka masih kencang, apalagi bila memilih kompon ekstra lembut. Memang sih selama ini bisa diatasi Rossi kendati rada kelamaan. Habis itu tinggal melihat posisi Lorenzo  sambil amati Ducati Iannone yang kadang mengejutkan. Bila Lorenzo tak bisa mengatasi dua Honda, peluang besar buat Rossi. Lorenzo mau tak mau berada di posisi ketiga, mengingat saat itu dia tak mau ambil risiko jatuh. Sebab kalau Lorenzo ketiga, Rossi cukup ke-6. Tapi kalau Lorenzo ke-2 apalagi ke-1, berat buat Rossi karena dia harus persis di belakang Lorenzo. Padahal di antara itu pasti ada pemain Honda bila jalannya balapan normal (kering) dan normal tanda petik yang akan merepotkan Rossi.

Jangan berprasangka buruk. Peluang Rossi terbuka ini juga dari karakter Valencia yang jadi milik Honda sesuai fakta dan data sirkuit tersebut.  Juga diperkuat dua pembalap Honda ingin jauh dari tuduhan terlibat dalam konspirasi juara dunia. Itu dengan cara juara 1 – 2 di Valencia. Didukung pula bos-bos HRC yang dawali  Shuhei Nakamoto lalu dipertegas Livio Suppo. “Honda tak ingin jadi bagian dari kemelut soal kejuaraan dunia. Kami juga tak ingin orang berpikir mendatangkan masalah buat Valentino,” kata Suppo dalam jumpa pers khusus menangkis isu-isu pada Kamis 5 November kemarin.

Itu jaminan kans Rossi terbuka. Sekali lagi, semua boleh dianalisa, tapi hasil baru ketahuan ketika bendera finish dikibarkan. Ayo ditunggu. Jangan lupa sesi latihan bebas sudah dimulai Jumat ini pada 6 November 2015 pukul 15.00 dimulai dengan Moto3. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2015 Valencia (Jelang Race): Diabaikan Wartawan, Pedrosa Santai Aja Tuh, Punya Peran Pada Rossi vs Lorenzo

MotoGP 2015 Valencia (Jelang Race): Awas Konflik Suporter Italia Versus Spanyol

MotoGP 2015 Valencia (Jelang FP1/FP2): Lorenzo Merasa Paling Beruntung, Tak Ingin Kabur Dari Yamaha

MotoGP 2015 Valencia (Jelang FP1/FP2): Pasca CAS, Rossi Tuntaskan Kontrak 2016, Abis Itu????

MotoGP 2015 Valencia (Jelang Race): CAS Tolak Ajuan Rossi, Tetap Start Dari Grid Belakang

BAGIKAN