nhk

MotoGP 2016 Argentina Jelang FP1/FP2: Lorenzo Tidak Terprovokasi Fans Rossi, Nggak Peduli

ManiakMotor –  Kalau sudah bercerita berarti sudah ada rasa gimana, gitu deh. Beda kalau diam yang artinya tak peduli, masak bodoh, cuek bebek. Seperti Jorge Lorenzo yang sudah bercerita soal fans di MotoGP yang sebenarnya membawa-bawa nama  Marc Marquez. Tapi fokus saja yang  dialami Lorenzo saat menang di ronde pertama GP Qatar 2016, lantas dia diteriaki wuuuuu… oleh penonton.

Pastilah ada hubungan dengan penggamar Valentino Rossi yang panatik. Fans kuning ini selalu berbondong-bondong ke sirkuit. Apalagi dalam pembuka omongan menuju ronde 2 MotoGP 2016 di Argentina yang FP1/FP2 telah berlangsung Jumat 1 April di sana itu, Rossi sudah menyuarakan akan dukungan pendukungnya di benua latin. “Mereka menjadi penyemangat tersendiri buat saya,” tegas Rossi, setegasnya.

Karenanya muncul komentar Lorenzo soal tak peduli pada para pendukung masing-masing pembalap. Termasuk di Argentina ini. “Peduli amat dengan warna fans, entah itu kuning, hitam atau merah. Saya pikir semua yang datang ke sirkuit, meraka yang akan menikmati balapan,” jelas Lorenzo yang bertekad akan mengulang prestasi sama dengan hasil Losail.  

Lorenzo memang di Qatar lewat gerakan tangan dan mulutnya seperti memerintah untuk minta diam para pencomooh. Ya seperti foto di atas tersebut. Diduga gerakan itu ditujukan para penggamar VR46 yang nggak naik podium.

“Para pengejek itu seperti penonton sepak bola. Mereka nggak suka akan berteriak. Sama saja dengan di MotoGP, maka jangan terprovokasi,” pungkas Lorenzo yang tidak khawatir juga fans kuning di Argetina.

Tenang bro, jangan dipikirin, santai saja. Ito

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

MotoGP 2016 Argentina Jelang Race: Marquez-Rossi Lupakan Dendam, Bersatu Hentikan Lorenzo

MotoGP 2016 Argentina (Jelang Race): Pertarungan Rossi Cs, Sama Nggak Punya Data Ban, Awas JL

MotoGP Argentina 2016 Jelang FP1: Tenaga Melimpah-Limpah Desmosedici, Modal Dovizioso dan Iannone

MotoGP Argentina 2016 Jelang FP1: Semua Baik Dari Rossi, Tinggal Balap Harus Lebih Baik

BAGIKAN