nhk

MotoGP 2016 Assen (Jelang FP3/Q2): Ancaman Marquez Dengan Sasis 2014 VS Sasis Lama Rossi

ManiakMotor – GP Belanda di Assen punya kisah tersendiri dalam perjalanan Marc Marquez di ajang MotoGP. Sejak turun di kelas para raja pada 2013, ia baru sekali menang di Assen, yakni 2014. Akankah meraih kemenangan kali kedua pada 26 Juni nanti?

Kejadian menarik lainnya terjadi pada GP Belanda 2015. MM memutuskan pakai desain sasis 2014 di event tersebut karena merasa banyak kekurangan pada sasis 2015. Hasilnya memang oke karena terbukti bisa fight melawan Valentino Rossi hingga lap terakhir dan berakhir dengan kasus pepet-pepetan di tikungan terakhir yang membuat Rossi harus masuk jalur rumput.

Kini datang lagi ke Assen, MM masih memodif sasis 2014 agar bisa menggendong mesin RC213V-nya. Ia masih percaya  sasis itulah yang the best, meskipun faktanya tahun ini terjadi banyak perubahan pada regulasi mesin, seperti ECU seragam dan bawaannya, terutama lagi peralihan ban dari Bridgestone ke Michelin. “Sasis ini membuat saya sangat percaya diri, manuver roda depan mudah diarahkan. Saya yakin sasis lama ini terbaik di sini (Assen). Itu sangat penting dalam sebuah balapan,” kata Marquez.

Sebenarnya HRC memasok sasis baru  dan sudah dicoba pada tes resmi Catalunya tempo hari. Juga HRC khusus menyambut 2016 mendesain sasis benar-benar baru. Tapi Marquez tetap saja pede dengan model 2014. “Sasis baru punya kelebihan tapi juga punya kelemahan. Saya pilih sasis 2014 dengan kompromi pembenahan di sektor belakang. Itu solusi yang bisa diterima,” ucap MM dengan yakinnya yang nggak bisa tawar.

Dari dua sesi FP awal di Assen, MM tercepat ketiga di bawah Andrea Iannone dan Valentino Rossi dengan selisih waktu tipis.  Namun, urutan itu sama sekali tak membuat Marquez gusar, apalagi mengeluh. Sebab di FP2 dialah yang paling konsisten sejak sesi dibuka selalu berinisiatif mengganti catatan waktu. Bahkan catatannya yang didapat di menit 8 bertahan sampai ujung sesi. Dan hanya Marquez yang bisa mempertajamnya.

Eh… baru di detik-detik  terakhir disikat Iannone dan Rossi.  “Dalam satu lap, mereka memang lebih cepat. Tapi, dari segi kecepatan rata-rata, saya kira kami setara. Setidaknya itu jadi tanda kalau kami siap bersaing,” tandasnya sembari tetap mewaspadai Rossi dan Jorge Lorenzo sebagai musuh bebuyutan. “Iannone memang cepat, tapi tidak menjadi ancaman karena saat balapan nanti ia  start dari belakang,” imbuh MM.

Wah sasis lama vs lama, kan Rossi juga beralih ke sasis gado-gado. Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Assen, Belanda, Moto2, Moto3 Semua Sesi 24 – 26 Juni 2016

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

MotoGP Assen 2016 Jelang FP3/FP4/Q2: Waduh Rossi Tolak Pakai Sasis Baru, Padahal Cepat

MotoGP Assen 2016 Jelang FP3/FP4/Q2: Rossi Tolak, Lorenzo Kesulitan di T4 dan Chicane

MotoGP Assen 2016 FP2: Iannone Tercepat, Rossi Ke-2 Dan Ketiga Marquez

 

BAGIKAN