nhk

MotoGP 2016 Austin (Jelang Race): Bisa Saja Balapan Tak Normal, Masih Rossi vs Marquez

ManiakMotor – Di atas kertas menuju Argentina yang dijagokan Jorge Lorenzo, lantaran  ‘mudah’ juara di Qatar. Buyar setelah melihat situasi FFP1. Juga sampai lomba sejak start Lorenzo malah ketinggalan dan akhirnya DNF. Hal yang sama bisa terjadi di sirkuit Austin, Amerika, kendati sirkuit tersebut 3 tahun berturut Honda sulit dikalahkan di situ, 1 -2 seperti jatahnya mereka. Kecuali saat Dani Pedrosa nggak ikut tahun lalu, podium 2 diisi Ducati.

Penyebab utama karena regulasi 2016 yang baru ronde ketiga digunakan di Amrik ini. Elektronik dan terutama ban. Sampai seri kedua di Termas kemarin belum ada jaminan dari Michelin soal daya tahan komponnya. Bisa saja akan terulang balapan yang tidak normal, akibat ban tak kuat. Sehingga prediksi unggulan pun bisa berantakan. Siapa tahu?  “Kalau saya berharap balap yang normal,” sebut Lorenzo seperti pada jumpa pers wajib yang terang-terangan anti balap flag to flag.

Mau balapan normal atau tidak, tetap saja menarik ditunggu drama-drama di Austin sejak sesi latihan apalagi lomba. Austin sirkuit berkarakter komplit. Dari kecepatan tinggi, menikung cepat, sedang sampai lambat sekali terhampar pada 20 tikungannya dan trek lurusnya 1.200 meter. Makanya banyak juga akselerasi kuat di situ.  Kalau ada akselerasi yang kuat, pasti ada deselerasi yang deras. Maksudnya oper gigi sampai kegigi rendah dengan pengereman yang kuat pula. Masih ingat kan, rem M1 Valentino Rossi sampai nggak tahan di sini.

Berarti sirkuit yang  ‘menyiksa’ fisik joki, daya tahan mesin dan ban. Tahun lalu pakai Bridgestone yang tahunan jadi official MotoGP, ban peserta pada ‘rompal’ begitu finish. Macam mana dengan Michelin yang sama sekali belum diuji di Austin. “Masa lalu memang menyulitkan kami dan Yamaha, terutama penyetelan grip depan. Tapi tahun ini semua belum mengenal penggunaan ban di Austin. Dari nol kembali untuk semua peserta,” timpal Rossi.   

Situasi begitu antara pembalap yang nekat, pengalaman dan cerdik sudah tipis. Kemarin kalau nggak terpotong masuk pit, Valentino Rossi dan Marquez bisa saja bertempur sampai finish. Apakah terulang? Belum tahu, bos! Namun ingat, yang lain macam Maverick Vinales dan dua Andrea dari Ducati pun tak kalah ‘nekat’. “Sirkuit yang saya suka. Motor harus memiliki akselerasi kuat seperti keunggulan kami pada masa lalu. Dengan ban dan elektronik baru, kami akan coba secepatnya dapat setelah serupa,” kata Marquez yang terlihat di Argentina i kembali ke bentuk aslinnya membawa motor dengan gelantungan asyik.

Marquez saja masih mau coba. Ayo amati lagi sejak sesi FP1 dan FP pada Jumat 8 April di Amrik dan mulai pukul 21.00 di Indonesia sampai begadang. Ito

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

MotoGP 2016 Austin Amerika (Jelang FP1): Marquez Selalu Unggul Torsi Kuat Pada Motornya

MotoGP 2016 Amerika: Rossi ‘Kocok’ Mental Lorenzo Segera Ke Ducati Atau Bertahan?

MotoGP 2016 Austin (Jumpa Pers): Marquez Akselerasi, Rossi Roda Depan, Lorenzo Soal Kontrak

MotoGP 2016 Amerika; Lorenzo Lihat Dulu Austin, Ke Ducati Akan Ditentukan Di Eropa?  

 

BAGIKAN