nhk

MotoGP 2016: Beda Situasi Lorenzo Ke Ducati 2017 Dan Rossi 2011, Lalu Stoner 2007

 

 

ManiakMotor – Memang beda situasi saat Valentino Rossi ke Ducati 2011 dan nanti Jorge Lorenzo 2017 – 2018. Era cabutan sama-sama dari Yamaha pabrik tersebut, sangat berlainan teknologi Ducati dan dananya. Demikian juga era Casey Stoner ke Ducati 2007.

Lorenzo datang dengan lebih ‘mudah’ situasinya, ketimbang Rossi. Dana banyak dari hasil masuknya perusahaan Audi ke Ducati. Dana tersedia  pengembangan teknologi juga lancar jaya. Macam dilakukan Luigi Dall’Igna alias Gigi dalam pengembangan GP14, GP15 sampai Desmoseidici 2016. “Ducati saat ini cocok dengan pembalap berbeda karakter. Bukti Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso punya gaya berbeda, bisa asyik membawa Ducati,” analis Marc Marquez yang menanggapi Lorenzo ke Ducati yang artinya Lorenzo juga akan mudah.   

Lorenzo muncul saat Ducati sudah dekat dengan kompetitor atau malah sudah setara, kalee. Target Ducati menggaet Lorenzo sudah pasti akan menyamakannya lewat keterampilan Lorenzo membalap. Bisa saja, 2017 Ducati akan menggunakan Lorenzo dan Stoner dalam satu kubu. Itu sesuai sumpah Ducati, kalau motor mereka sudah siap akan menggaet pembalap level juara.

Dibandingkan dengan Ducati saat Rossi masuk pada 2011, saat itu Ducati sedang terpuruk. Makanya ditinggal Stoner yang sejak juara 2007, sulit bangkit juara kembali dengan Ducati. Gambarannya saja, era Rossi, Ducati selisih 1 detik di setiap sesi latihan sampai kualifikasi. “Penyakit understeering yang susah disembuhkan,” keluh Rossi berulang-ulang ketika dia di Ducati dan kelihatannya penyakit itu sudah sembuh pada Desmosedici 2016.

Beda lagi saat Stoner masuk ke Ducati ’07 dan langsung juara tahun itu juga. Sebelumnya, Ducati sudah bermain di papan atas bersama Loris Capirossi dan Sete Gibernau. Stoner tinggal meneruskan juaranya. Bahkan 2006 itu, Capirossi sangat dekat dengan Valentino Rossi dan Nicky Hayde saat berebut juara dunia.    

Data dari atas itu, Lorenzo berada di tengah. Dia muncul performa Ducati mungkin nggak sebagus ketika Stoner datang. Tapi lebih baik dari pada era Rossi. Walau katanya Ducati  sekarang cocok dengan siapa saja, tantangan buat Lorenzo yang telah memilih Ducati. Semoga cocok dengan Lorenzo yang dikenal halus sehingga diuntungkan oleh elektronik Magneti Marelli.

Lorenzo tinggal lihat sejarah, baru lima pembalap di kelas para raja yang bisa juara berbeda merek.  Yaitu Geoff Duke dengan Norton dan Gilera (1951), Giacomo Agostini dengan MV Agusta dan Yamaha era 70-an.  Eddie Lawson bersama Yamaha dan Honda era 80-an. Casey Stoner bersama Ducati dan Honda. Terakhir Rossi bersama Honda dan Yamaha, sayangnya gagal bersama Ducati. Ito

BACA JUGA

MotoGP Jerez 2016 (Jelang): Akhirnya Lorenzo Bernyali Ke Ducati, Kontrak 2017 – 2018

MotoGP Jerez 2016 Jelang: Lorenzo-Marquez Dulu Musuh Di Tikungan Berantai, Sekarang Teman, Rossi?

MotoGP Jerez 2016 (Jelang): Seribu Persen Pasti Marquez Dikontrak, Pedrosa Lihat-Lihat Dulu

MotoGP Jerez 2016 (Jelang): Dilema Winglet, Dihapus Atau Dibatasi? Semua Pakai, Enak Sih..!

MotoGP Jerez 2016 (Jelang): Point Rossi Sudah Tertinggal Satu Setengah Ronde

BAGIKAN