nhk

MotoGP 2016 Ceko Pasca Race: Podium Ducati Hilang Percuma, Dikalahkan Strategi Ban

ManiakMotor – Seluruh kru Ducati tercenung usai balapan GP Ceko, semua kuciwa berat. Lima penggeber Desmosedici yang masuk 8 Besar, urutan 4 sampai 8, seolah prestasi biasa saja. Tak lain karena seyogyanya motor mereka jago hujan. Kalau perlu saat itu semua podium diisi Ducati, sayang mereka dikalahkan oleh kompon ban.

Segar dengan reputasi terbaik 1-2 di GP Austria lalu, podium untuk Ducati sebenarnya sangat berpotensi sejak awal di GP Ceko. Dari awal sampai pertengahan balapan, misalnya, 6 joki pabrikan Italia itu tampil solid. Mereka semua di depan, yakni Andrea Iannone yang memimpin balapan dari lap 4 sampai 15, Andrea Dovisiozo, Scott Redding, Hector Barbera dan belakangan juga Loris Baz dan Danilo Petrucci.

Komposisi ban lunak dan lunak yang dipasang duet Andrea tak cukup kuat. Korban pertama adalah Dovi yang kembang ban basahnya mulai pada copot oleh suhu. Begitu pula Iannone yang pada akhirnya tak bisa bertahan memimpin. “Dovi lebih awal bermasalah, ia terlalu memforsir motornya. Saya sendiri tidak memaksa ban bekerja terlalu keras agar lebih awet, tapi nyatanya nggak tahan juga. Sungguh mengecewakan, hasil ini tidak seperti yang diharapkan,” tutur Iannone sang juara di GP Austria lalu, sekaligus kemenangan perdananya di kelas primer dan kemenangan perdana Ducati sejak akhir musim 2010.

Kekecewaan lebih dalam diapungkan Dovi yang harus pulang tanpa poin. “Ini kesempatan besar  untuk tampil bagus lagi. Kami memilih ban berkompon lembut karena sudah teruji pada sesi pagi. Tapi belum teruji ketika genangan air di lintasan mulai berkurang,” katanya.

Secara pribadi, Iannone dan Dovi memang layak sakit hati melihat potensi yang merekamiliki terbuang percuma. Tapi, dari aspek keseluruhan, Ducati jelas jadi ancaman di seri berikutnya, main di lintasan kering ataupun basah. Menempatkan 5 Ducati (Loris Baz dan Hector Barbera dari tim Avintia Racing, Eugene Laverty dari tim Aspar, Danilo Petrucci dari tim Pramac, berikut Iannone) bukanlah prestasi sembarangan. Hasil yang pastinya akan lebih mantap andaikan Dovi dan Redding tak bermasalah. 

Tapi, seperti kata bos Ducati Luigi Dall’Igna, mereka memang harus berjudi di tengah balapan yang berlangsung hujan. Semua tak bisa ditebak dan kesalahan bukanpada pembalapnya. Nah, dengan komentar bos yang terasa bijak itu, semoga saja sakit hati iannone dan Dovi sedikit terobati. Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Brno, Ceko, Moto2, Moto3 Semua Sesi 19 – 21 Agustus 2016

MotoGP Inggris 2016 Jelang: Tes di Brno, Lorenzo Tidak Dikasih Sasis Baru. Ini Alasannya

MotoGP Inggris 2016 Jelang: Rossi Kibarkan Bendera Putih Terhadap Marquez, Fokusnya Lorenzo

MotoGP 2016 Ceko (Race): Main Pintar, Marquez Amankan Poin Krusial

MotoGP 2016 Ceko (Race): Ngudek Marquez 53 Poin, Rossi Santai Beibeh

BAGIKAN