nhk

MotoGP 2016 Ceko (Race): Ngudek Marquez 53 Poin, Rossi Santai Beibeh

ManiakMotor – Runner up di GP Ceko dengan tambahan 20 poin membuat Valentino Rossi bercokol di urutan dua klasemen kejurdun. Mengambil alih posisi Jorge Lorenzo yang lagi-lagi memble di lintasan basah dan gagal menangguk poin di Sirkuit Brno. Tugas berikutnya mengudek Marc Marquez yang mimpin klasemen dengan surplus 53 angka.

Jumlah poin itu bukanlah kecil dan logikanya sangat sukar dikejar dalam sisa balapan yang hanya 7 putaran lagi. Dua putaran saja hanya memangkas 6 angka. Tak eloklah berharap Si Marquez  DNF dua kali berturut sementara Rossi juaranya sehingga persaingan hanya dipisahkan 3 poin. Karena itu sang jurdun 9 kali itu ogah diajak bicara hitung-hitungan poin dalam 7 partai berikutnya untuk berebut gelar jurdun 2016.

Ia tak ingin membuat program mengejar 53 poin itu sebagai target. Itu tak boleh menjadi beban dalam pikirannya. “Sekarang urutan kedua klasemen, bukti memang kompetitif. Soal balapan sisa dan selisih 53 poin, santai bro. Yang harus dilakukan adalah tampil sebaik-baiknya pada semua balapan di depan. Begitu saja,” ucap Rossi yang sudah sangat berpengalaman dalam soal kejar mengejar angka di kejurdun dan sama sekali tak terlihat terbebani alias santai beibeh.

Silakan lihat saat dia memilih ban belakang hard rain – bukan depan seperti tulisan cepat saat lomba, ya namanya juga tulisan kilat – dia tetap sabar disalib kiri-kanan oleh lawan. Tapi di ujungnya saat lawan sudah kepanasan bannya, dia boleh mengejar. Kecuali Cal Cructhlow (LCR Honda) yang pakai hard tipe basah depan dan belakang yang tak bisa dikejar. Itu tanda Rossi tak terbebani.

Kalau doi santai, tentu tak begitu dengan para pendukung The Doctor. Pengejaran 53 poin atas Marquez menjadi topik paling menarik dalam partai-partai berikutnya. Tak lain karena secara keseluruhan sudah terbukti M1 milik Rossi lebih kompetitif dibandingkan RC213V geberan Marquez, di lintasan kering maupun basah. Selisih angka sebegitu besar bukan karena Rossi dikalahkan Marquez secara head on di lintasan, tapi lebih karena sialnya Kang Rossi yang gagal finish di 3 ronde terdahulu.

Menjadi lebih menarik karena Marquez sendiri sudah merasa sulit mengimbangi Rossi dalam pertempuran normal, dan kini bermain amankan poin. Rossi  sadar dengan fenomena itu dan karena itu ia prediksi lomba-lomba berikutnya bakal sangat menarik. Ia tak ingin memprediksi peluang masing-masing menjadi jurdun 2016,namun ia siap  tempur habis-habisan sepanjang peluangnya masih terbuka secara hitung-hitungan poin. “Saya harus konsisten finish di depannya, fight di semua sesi, dan menghindari kesalahan seminim mungkin. Setelah itu kita lihat hasil akhirnya,” tandas Il Dottore. 

Setuju Doc, terpenting fight sampai titik oli penghabisan! Andro

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

MotoGP Brno 2016: Lorenzo Jeblok Karena Kepala Kru Salah Mengerti

MotoGP Brno 2016: Cal Crutchlow Brilian, Kemenangan Pertama Buat Inggris Setelah 35 Tahun

MotoGP Brno 2016: Rossi Sempat Diskusi Sama Michelin, Hanya Tidak Seberani Cal Crutchlow

MotoGP Brno 2016 Race: Cal Juara, Rossi Kedua Dengan Strategi Ban, 3 Marquez

BAGIKAN