nhk

MotoGP 2016: Hasil 3 Hari Test Sepang, Stoner Dan Rossi ‘Seimbang’

 

ManiakMotor – Catatan rata-rata di Sepang saat lomba tahun lalu hanya bermain 2m 1s  sekian-sekian sampai 2 menit 2 detik koma kecil. Catatan 2;00 itu hanya fastest lap yang nggak saban lap didapat. Jadi kalau di test pramusim Sepang, Malaysia seperti terjadi dari 1 – 3 Februari 2016 sudah rata-rata di angka itu, artinya memenuhi syarat berlomba di papan atas. Mengintipnya memang saat pembalap keluar dari pit line menguji motornya, sebab simulasi balapan nggak terjadi di hari terakhir test.

Casey Stoner yang kembali naik Ducati setelah lima tahun meninggalkan merek yang mengantarnya juara dunia 2007 itu, termasuk mampu melakukannya. Baru tiga hari naik Desmosedici di hari ketiga, dia sudah beraksi. Gayanya pun macam dulu di Ducati Rem ya rem, gas ya gas, makanya itu GP15 nurut di tangannya. Dari 30 lap pusing-pusing, 8 kali dapat 2m 1s alias 2 menit 1 detik koma kecil. Ayo ukur lewat Valentino Rossi yang ke-2 di hari ketiga, ada 9 kali Rossi dapat 2 menit 1 detik sekian-sekian dengan 38 lap.

Memang Stoner ndak bisa berlari di bawah 2 menit 1 detik ketimbang Rossi yang menulisnya tiga kali di hari ke-3. Tapi itu tadi, Stoner sudah lama tak pegang Ducati. Juga telah tiga tahun meninggalkan kompetisi.  Kalau dia rutin ikut test sekalian mengambangkan motornya dan berkompetisi kembali, ya semoga bersaing seperti harapan penggemar MotoGP.

Jangan heranlah Stoner cuap-cuap dia terkejut dengan kemampuannya. Sebab ukurannya statistic tersebut. “Kaget sendiri saya bisa melakukan tiga hari pengujian. Secara fisik merasa hebat, saya segera mendapat kecepatan yang diinginkan,” kata Stoner yang belum sebut-sebut akan ambil bagian dalam balap benaran lewat fasilitas wild card 2016 ini.

Kesimpulan selama ini dan ada bukti juara dunia bersama Ducati, bahwa hanya Stoner yang boleh menggeber merek Italia itu, benar adanya. Bahkan kata dia, Ducati saat ini nggak kalah dengan di eranya dia juara dunia, lantaran sentuhan Gigi Dall’Igna. “Pokoknya fantastis. Pekerjaan selanjutnya tinggal meningkatkan keseimbang motor dan grip ban belakang,” sebut Stoner.

Dari akumulasi tiga hari tes, Stoner berada di posisi ke-9. Di antara penggeber Ducati pabrikan dia masih kalah sikit dari Andrea Iannone. Tapi Iannone bisa ke-8 karena pakai ban lembut sebelum ditarik Michelin di hari ke-2. Sama juga dengan anak-anak satelit yang mengalahkannya dari akumulasi. Tapi diukur hari ketiga yang sama-sama pakai ban keras, Stoner ke-5 atau mengalahkan semua pemain Ducati. 

Ya, mereken Stoner memang disetarakan dengan Rossi, Jorge Lorenzo, dan Marc Marquez. Ito

BACA JUGA

Hasil MotoGP Test Sepang, Malaysia 1 – 3 Februari 2016

MotoGP 2016 Tes Sepang: Inginnya Marquez Tercepat, Apa Daya RC213V Belum Mampu, Dikalahkan Rossi!

MotoGP 2016 Tes Sepang: Horor Pada Ban Lunak Michelin, Meledak Dan Terbelah Dua

MotoGP 2016 Test Sepang: M1 Rossi Masih Bisa Lebih Kencang (Lagi)

MotoGP 2016 Test Sepang: Lorenzo, Tak Perlu Banyak Omong, Catatan Waktu Buktinya 

BAGIKAN