nhk

MotoGP 2016: Ironis Juga Stoner Hanya Cukup Sabagai Tester Di Ducati?

ManiakMotor – Ngambeknya Casey Stoner dengan Honda karena tak diizinkan menggantikan Dani Pedrosa ketika cidera di awal 2015. Di ingin balap benaran. Jadi ironis juga meninggalkan Honda dan mau dirayu Ducati, lalu cukup sebagai tester dan ikon Ducati 2016 seperti berita yang bergentayangan.

Jadi pertanyaan kan? Makanya beda lagi ceritanya yang baru diucapkan Stoner beberapa jam lalu dari rumahnya di Australia. Katanya memang fokus dia hanya pengembangan sebagai tester. Itu dimulai akhir Januari 2016 di sirkuit Sepang, Malaysia sebelum test resmi awal Februari di tempat yang sama.

Maksudnya, Stoner melakukan test sendirian dan tak ikut rombongan test resmi pramusim IRTA.  “Ducati memberi saya pilihan pada wild card setiap kali saya mau atau siap. Tapi  saat ini yang pertama test dulu,” jelas Stoner yang juara dunia MotoGP pertamanya dengan Ducati.

Ya iyalah. Mau ke Ducati kan karena ada peluang kembali ke lintasan. Stoner rela meninggalkan gaji 11 juta Euro per tahun hanya sebagai penguji Honda, lantaran ingin memanaskan kompetisi yang mnemang panas. Di Ducati kesempatannya sangat luas satu grid lagi dengan lawan-lawan klasiknya macam Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, dan Andrea Dovizioso. Juga punya tantangan lawan baru pada talenta muda macam Marc Marquez, Andrea Iannone dan sebagainya yang belum pernah duel dengannya.

“Fokus utama yang mendesak  adalah pengujian. Bekerja lewat program pengembangan untuk mengantarkan Ducati kembali ke jalur juara,” lanjut Stoner sembari akan melihat kemampuannya bersama Ducati saat test di Sepang. Apakah time-nya akan sejajar dengan para peserta lain untuk bisa masuk lomba? Ukur-ukur diri sendiri.

Nah loh. Kalau kecepatannya sejajar artinya kemungkinan bisa langsung wild card. Peluang itu pasti dibutuhkan Stoner tahun ini mengingat umurnya sudah 30 tahun. Tahun ini sebagai pemenasan berkompetisi lewat wild card dan tahun depan langsung full series. Sebab itu yang dibidiknya bergabung dengan Ducati, ingin balap lagi. Ito  

BACA JUGA

Soal MotoGP Indonesia 2017: Tiga Syarat Keppres MotoGP Baru Mau Diteken Jokowi

MotoGP: Pengembangan RC213V Versi 2016 Dikebut, Marquez Masih Yang Tercepat

MotoGP 2016: Rossi ‘Hampir’ Dikalahkan Adiknya Luca Marini

MotoGP 2016: Nakamoto, 50 Persen Penggemar MotoGP Pengidola Rossi

MotoGP 2016: Daya Tempur Rossi Masih Tebal, Naluri Membangun Motor Tetap Semangat

BAGIKAN