nhk

MotoGP 2016 Jelang Aragon: 4 Bulan Puasa, Lorenzo ‘Lupa’ Nikmatnya Menang

Jorge Lorenzo Jelang Aragaon 2016

 

ManiakMotor – Terakhir kali Jorge Lorenzo memenangi balapan terjadi Mei lalu di GP Italia, kandangnya sang musuh besar, Valentino Rossi. Kini main di kandang sendiri di GP Aragon, JL ingin ‘berbuka’ setelah 4 bulan puasa. Targetnya menang, setidaknya finish di depan Rossi.

Memang begitu kalau dihitung dari Mei sih, Lorenzo sudah empat bulan nggak pernah menang. Lama juga ya bagi seorang yang sering juara macan Lorenzo. Makanya menyambut GP Aragon pada 25 September ini, bicaranya begini,  “Saya ingin sekali merasakan lagi nikmatnya kemenangan,” ujar JL.

Aragon menjadi target, karena Lorenzo bermain di negeri sendiri. Itu sekaligus menajamkan status sebagai local hero di antara rider Matador yang juga punya potensi menang macam Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Apalagi Pedrosa yang catatannya di Aragon sangat kinclong lantaran sirkuitnya banyak mengarah ke kiri. Belum lagi Maverick Vinales dengan Suzukinya.

Dan, so pasti, JL juga menyasar Valentino Rossi di klasemen. Nyaris mustahil baginya mempertahankan gelar jurdun karena Marquez sudah terlampau tinggi di klasemen. Tapi, Rossi di posisi kedua hanya selisih 18 poin dengan JL di urutan 3. Itu masih layak dikejar dalam 5 sisa balapan.

Nah, soal Rossi ini, tentu kaitannya dengan harga diri. “Secara teknis, Aragon bukanlah trek yang ideal buat M1. Kami acap kesulitan setelan di situ. Tapi, dengan ECU dan ban Michelin yang baru, banyak perbedaan terjadi dan semuanya kini lebih memungkinkan,” ujar JL yang menang beruntung di Aragon pada 2014 dan 2015 setelah lawan-lawan sejatinya bermasalah.

Jl juga menyinggung penampilannya di Misano. “Di Misano tampil apik meski bukan juara. Tapi, dari situ kami sudah dapatkan basis set up yang lebih baik dan jadi bekal penting ke Aragon. Sungguh, saya ingin rasakanlagi kemenangan,” ulang JL yang sependapat dengan Rossi bahwa setingan yang tepat pada M1 jadi kunci di Aragon. Andro

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

 

BAGIKAN