nhk

MotoGP 2016 Jelang Aragon: Abaikan Lorenzo, Fokus Rossi Tercurah Pada Marquez

46-rossi-vs-lorenzo-misano16

ManiakMotor – Merasa gak penting, Valentino Rossi ogah memperpanjang polemik dengan Jorge Lorenzo. Mungkin – hanya mungkin – nggak penting-penting amat meladeni yang kalap, hehe. Rossi lebih bergairah mikirin Marc Marquez yang harus dikejar dalam lima seri sisa.

“Finish di depan pembalap macam Marquez selalu menyenangkan. Dari paruh musim ini saya sudah 4 kali finish di depannya. Selisih 43 poin nyaris mustahil dikejar, tapi saya tak menyerah. Terpenting berusaha selalu di depannya, lalu kita lihat hasil akhirnya,” tegas Rossi yang empat kali di depan Marquez bisa memangkas 16 angka yang tadinya ketinggalan 59 angka.

Tak mudah memprediksi lima balapan sisa tahun ini karena kejutan demi kejutan bisa terjadi. Selain cuaca, juga karakter ban Michelin yang mulai tahun ini jadi pemasok tunggal ban MotoGP. Ditambah ECU yang memang kendengarannya seragam, tapi cara menyetingnya tergantung sdmnya.

“Pilihan ban selalu krusial dalam balapan. Tak ada jenis kompon yang sempurna. Setiap rider harus bisa dapatkan opsi pilihan sesuai karakter dan suhu sirkuit, juga sesuai dengan riding style dan karakter motornya. Di Misano, misalnya, saya pilih ban medium di depan dan saya merasa itu pilihan terbaik,” katanya.

Lantas, mengapa sampeyan kalah dari Dani Pedrosa yang pakai ban lembut? The  Doctor dengan tegas mengatakan DP bukan berjudi dengan ban lembutnya, tapi itu adalah pilihan cerdas. “Tubuh Dani kecil dan ringan. Meskipun cuaca panas, ia tahu betul bannya bisa awet karena bebannya ringan dan tak akan banyak tergerus.”

Maksudnya, dengan bobot Pedrosa yang memang enteng, beban pada ban tidak sebesar dirinya. Jadinya, ban Pedrosa akan awet.  Rossi yakin variabel ban ini masih akan jadi penentu di 5 balapan sisa.

Karena itu Rossi berencana bikin persiapan lebih matang dan detil di 5 sirkuit berikutnya untuk dapatkan set-up yang lebih spesifik dimasing-masing lokasi.  Data set up tahun lalu hanya akan jadi perbandingan. Tujuannya jelas, finish di depan Marquez. Apakah nantinya melampaui poin MM atau tidak, itu soal nanti. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2016 Jelang Aragon: Rossi Minum Sampanye Dari Sepatu, Enak Kok, Nggak Rasa Jempol

MotoGP 2016 Jelang Aragon: RC213V Spec 2017 Gagal Meluncur di Misano

MotoGP 2016 Misano (Pasca Race): Perang Mulut Dengan Lorenzo, Rossi Dibela Marquez

MotoGP 2016: Rossi Ucapkan ‘Selamat Hari Raya Idul Adha’ 2016 Dengan Bahasa Indonesia

MotoGP 2016 Misano (Race): Marquez Main Aman Atau Salah Pilih Ban

BAGIKAN