nhk

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Lorenzo Belum Jawab Kontrak Yamaha, Bicara Ronde 2 Dulu

ManiakMotor – Memang seperti judul itu. Jorge Lorenzo masih fokus pada ronde 2 MotoGP di Argentina, dia belum menjawab soal kontrak Yamaha. Maka fokus ceritanya elihat M1-nya  apakah tetap enak saat pindah sirkuit. Sirkuit tempat ronde dua berlangsung 3 April 2016 itu adalah Termas de Rio Hondo.  

Lorenzo memang lagi di atas angin. Dia cakap melajukan M1 sampai konsisten ketimbang musuh-musuhnya dengan Michelin dan ECU Magneti Marelli di Qatar. “Saya ingin tahu kinerja motor dengan ban Michelin dan elektronik itu di semua sirkuit. Untuk itu  perlu penyetelan sesuai layout trek yang berbeda dengan karakter aspal berbeda pula dari Losail,” kata Lorenzo seperti rilis yang dibagi-bagi Movistar Yamaha.

Lorenzo adalah pembalap yang bisa mengulang seperti dilakukan Casey Stoner pada 2009. Yakni juara di akhir seri musim sebelumnya dan juara seri awal tahun berjalan. Dia kan juara di Valencia tahun lalu dan juara Qatar tahun ini. Begitu bro beritanya dari sono dan disambungkan oleh maniakmotor di sini, ya di tempat yang sampeyan baca ini.

Lomba di Argentina adalah ujian sejati peraturan baru soal cepat-cepatan adaptasinya terhadap lintasan dengan set-up motor dan joki. Tidak seperti di Losail yang diawali dengan tes pramusim. Tentu di Qatar sudah punya basis set-up yang tinggal dilurus-luruskan saat sesi latihan. Di GP Argentina semua dari yang bengkok bangat dulu, hehe, lantaran data dua tahun di sana sudah nggak relevan, om.

Tapi Lorenzo tetap busung dada akan kemampuannya. Maklum doski dibilang para pengamat yang diuntungkan aturan baru dengan gaya membalapnya yang diawali  ‘melingkar’ pada racing line setiap menghadapi tikungan.  “Pokoknya awal musim yang baik. Yang  kami lakukan di Qatar adalah langkah tepat diawali dari kerja keras untuk membangun kepercayaan diri. Diusahakan lagi bertarung untuk menang. Singkatnya saya senang sampai di Argentina,” pungkas Lorenzo sambil mengakui tahun-tahun sebelumnya kinerjanya di Argentina kurang cemerlang.

Makanya usahakan gemilang. Sebab lawan pun inginnya mengilap. Jadinya saling balap. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Sabtu Kemarin, Rossi Masih Main Dirt Track Tuh

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Lorenzo Nggak Bernyali Ke Ducati, Kata Agostini Dan Rossi

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Modal Marquez Temuan Set-Up Dari Qatar, Buat Dendam

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Plin-Plan Juga Si Stoner, Mau Balap Apa Nggak Sih?

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Rossi Vs Marquez, Satu Sama, Plus Perilaku Lorenzo

 

BAGIKAN