nhk

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Lorenzo ‘Tinggalkan’ Yamaha, Selebrasi Histerisnya Disinggung Rossi

 

ManiakMotor – Sudah disodorkan draf kontrak dari Yamaha, Jorge Lorenzo masih mengelak. Sebelumnya, Lorenzo memberi tenggat tiga minggu usai dia menang balap di Qatar untuk bilang ya atau tidak. Asal tahu saja kontrak Lorenzo di Yamaha baru berakhir di ujung 2016.

Belakangan  isu di Eropa sana sangat liar, Lorenzo katanya akan menolak tawaran Yamaha. Diperkirakan oleh penyebar isu atau memang isunya sengaja diembuskan manajemen Lorenzo sendiri untuk posisi tawar, banyak hal yang belum sesuai dalam isi kontrak. “Kan saya bilang beri waktu saya berpikir,” kata Lorenzo beberapa hari lalu usai GP Qatar.

Bisa hengkangnya Lorenzo dari Yamaha sudah tali temali. Ada yang bilang kangtaw  kontrak kurang tinggi nilainya. Tidak sesuai harapan Lorenzo yang kembali juara MotoGP 2016, eh salah maksudnya 2015.  Ada pula Ducati antara keduanya ‘saling tertarik’. Terakhir kurang senangnya Lorenzo terhadap Valentino Rossi alias dendam kusumat sejak Rossi ke Ducati dan balik lagi ke Yamaha. Tahun lalu tudingan Rossi pada Marc Marquez yang membelanya. Pokoknya menyiarkan soal kedagingan yang ada dengki dan iri.

Dipicu lagi  sejak Rossi jabat tangan perpanjangan kontrak dengan Yamaha di GP Qatar yang disindir Lorenzo. Dibalas pula oleh The Doctor, katanya JL nggak punya nyali pindah ke Ducati. Di Q2 di ronde pertama pun, keduanya bersitegang, lantaran doski diomelin si Rossi gara-gara ‘potong’ jalur keluar dari  pit. Ditutup dengan selebrasi ‘histeris’ dari Lorenzo yang entah ditujukan pada siapa saat dia juara GP Qatar. Ya dugaannya pada Rossi dan Yamaha.

Tapi ada salah satu gesture selebrasi Lorenzo yang akhirnya ditanggapi Rossi. Yakni soal tutup mulut dengan dua jari yang entalah artinya. Diduga menyuruh  Rossi diam soal isunya dengan Ducati. “Nggak jelas juga selebrasi Jorge ditujukan untuk siapa? Semoga bukan ke saya. Hanya Tuhan dan Jorge yang tahu,” sebut Rossi seperti dikutip Marca.

Komentar menenangkan datang dari Manajer Movistar Yamaha di kubu Lorenzo. Namanya Wilco Zeelenberg. Dia punya orang berharap Lorenzo masih betah di Yamaha. “Peluangnya meraih gelar masih terbuka dengan kinerja Yamaha sekarang. Sayang juga meninggalkan Yamaha sudah 8 tahun dibela,” rayu  Zeelenberg yang yakin Lorenzo masih bisa meraih tiga gelar bersama Yamaha.

Tapi selalu UUD bos. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Selebrasi Lorenzo Histeris, Akibat Kontrak + Omelan Rossi

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Torsi Ducati Besar, Top Speed Pun Cepat, Lorenzo Tertarik?

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Omongan Rossi Sesuai Targetnya

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Lorenzo Pada Throttle, Motor Marquez Agresif, Rossi ‘Mengejutkan’

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Stoner Jadi Pengamat, Kendali Michelin Butuh Waktu

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Rossi Tetap Senyum Pada Motornya

BAGIKAN