nhk

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Selebrasi Lorenzo Histeris, Akibat Kontrak + Omelan Rossi

ManiakMotor – Histeris. Begitu Jorge Lorenzo merayakan kemenangan ronde 1 di GP Qatar. Dia meninju ke udara berulang, melompat, menggigit, memeluk, meringis dan mencibir, hehe. Mungkin menangis dan tertawa, di dalam hati.   

Bukannya kepo, tapi memang nggak seperti biasanya sih. Diduga soal kontrak. Maklum kontrak di Yamaha ini malah didahului Valentino Rossi pada Sabtu 19 Maret di Qatar sudah jabat tangan dengan Yamaha. Padahal sebelumnya keduanya menunggu 5 – 6 seri ke depan.

Lorenzo sendiri setelah banyak menyindir soal kontrak Rossi tersebut, barulah Yamaha menyodorkan draf. “Valentino Rossi nggak ada pilihan lain, selain terima tawaran dari Yamaha,” ketus Lorenzo yang maksudnya Rossi sudah tak ada tawaran dari merek lain, selain Yamaha. Berarti kalau dia masih laku.  

Malamnya usai kontrak Rossi, ada Q2. Lorenzo dianggap Rossi ‘berangasan’ keluar dari pit. Padahal Rossi sedang melintas lagi cari time kualifikasi. Rossi pun mengomel dari balik helm di tikungan pertama Losail itu. Juga berlanjut sampai sesi Q2 selesai. Kejadian ini pun terbawa sampai jumpa pers yang tiga besar Q2.  

Mungkin karena itu Lorenzo merayakan selebrasinya yang bukan main tingkahnya. Karena rentetan persoalan tersebut. Bahkan disorot kamera usai finish, Lorenzo melayangkan tinju ke udara ala juara, tapi di sampingnya Rossi sedang melintas. Kebetulan Lorenzo pakai kaca helm terang, matanya kelihatan melirik ke Rossi walau tinjunya ke udara.

Belakangan katanya Yamaha sudah menyodorkan kontrak. Tapi Lorenzo sendiri masih harus pikir-pikir dulu. Ya mungkin masih menimbang harga kontrak dan sebagainya. Juga membandingkan dari merek tetangga siapa tahu lebih besar, itu pun kalau ada. Doski sih selalu dikaitkan dengan Ducati.

Apalagi rumornya, Lorenzo ogah jumlah kontraknya sama dengan tahun lalu. Kan pemegang juara, bro. Juga dikabar-kabari soal kurang akurnya dengan Rossi, salah satunya masalah kontrak dan keluar dari pit line tadi. “Saat ini tawaran hanya dari Yamaha. Ya atau tidak tunggu beberapa pekan ke depan. Karena biasanya kontrak baru Juni rame,” kara Lorenzo yang tetap membantah soal Ducati dan hubungannya dengan Rossi. 

Jadi ada kesempatan merayakan, rayakan sepuasnya. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Stoner Jadi Pengamat, Kendali Michelin Butuh Waktu

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Rossi Tetap Senyum Pada Motornya

MotoGP 2015 Tes Privat Ducati Stoner Di Qatar, Bantah Habis Ganti Petrucci

MotoGP 2016: Tiga Motor Podium Qatar Pakai Winglet, Alatnya Dilarang Akhir Musim

MotoGP 2016 Pasca Race Qatar: Iannone Dikalahkan Garis Putih

 

BAGIKAN