nhk

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Torsi Ducati Besar, Top Speed Pun Cepat, Lorenzo Tertarik?

ManiakMotor – Dapat akselerasi kuat lewat torsi yang ganas, mencapai pula top speed yang garang. Mesinnya atas bawah dapat yang yang menjadi keniscayaan dalam hukum mesin. Belum lagi hukum membalap, jago top speed belum tentu lincah di tikungan. Karena kalau dapat top speed akselerasi bawahnya otomatis kelamaan dapat putaran idealnya.

Menurut Casay Stoner pada Ducati Desmosidici 2016 adalah paket yang sangat lengkap. Itu diolahnya dari hasil tes pribadinya di Qatar dengan hasil ronde pertama di GP Qatar yang Andrea Dovizioso kedua. “Desmosedici 2016 punya mesinnya kuat. Top speednya cepat. Torsi juga besar,” puji Stoner.

Dengan mesin yang siap seperti itu, pekerjaan Stoner makin ringan. Dia akan beralih pada pengambangan yang lain. Yang lain ini tak disebutkan dengan jelas. Kalau boleh dianalisa akan ke elektronik, rangka, suspensi, dan bodi yang wingletnya makin besar-besar agar bisa membawa tenaga mesin yang bengkak.    

Tahun lalu soal kekuatan mesin ini dianggap karena Ducati punya jumlah bahan bakar lebih banyak. Sehingga konsumsi bahan bakar bisa diboroskan, mesin dapat energy tambahan. “Tahun ini aturannya sama-sama membawa 22 liter dan Ducati makin kuat. Rata-rata naik 5 km/jam dari tahun lalu,” tambah Stoner yang masih tetap mengelak akan balap kembali. Di Qatar kemarin top speednya jadi  351.2 km/jam oleh Andrea Iannone saat warm up dan menggantikan top speed tertinggi Losail yang sebelumnya dipegang Honda.

Jangan-jangan karena ini, kembali isu Jorge Lorenzo ke Ducati mengapung. Kan tahun-tahun sebelumnya para petinggi Ducati bilang, belum saatnya Lorenzo ke Ducati karena motor belum siap. Apakah sekarang sudah siap? Ya harus dibuktikan lagi pada seri selanjutnya dan yang terdekat di Argentina. Sebab tahun lalu juga Ducati di Qatar ke-2 dan ke-3. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Lorenzo ‘Tinggalkan’ Yamaha, Selebrasi Histerisnya Disinggung Rossi

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Omongan Rossi Sesuai Targetnya

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Lorenzo Pada Throttle, Motor Marquez Agresif, Rossi ‘Mengejutkan’

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Selebrasi Lorenzo Histeris, Akibat Kontrak + Omelan Rossi

MotoGP 2016 Jelang Argentina: Stoner Jadi Pengamat, Kendali Michelin Butuh Waktu

BAGIKAN