nhk

MotoGP 2016 Jelang Austria: Lorenzo Pusing Cari Cara Kejar Point Marquez

ManiakMotor – Defisit 48 poin dari Marc Marquez bukanlah angka yang mudah dikejar oleh Jorge Lorenzo. Masih ada 9 seri sisa musim 2016. Sebagai rider profesional, doski tentu tak boleh lempar handuk tanda menyerah. Ia selalu bilang apa saja bisa terjadi dalam balapan.

Kalimat terakhir itu bisa jadi hanya untuk menghibur diri. Sembilan seri yang sudah dilalui menjadi bukti betapa kuat Marquez saat ini. Padahal RC213V-nya dinilai bermasalah dengan regulasi teknis menyangkut elektronik dan ban Michelin tahun ini.  Di lintasan kering, malah M1 Lorenzo lebih kuat.

Tapi, begitu nemu lintasan basah, apalagi, basah kering dan setengah basah, keok sudah. GP Belanda dan Jerman yang wet race betapa lemas Mas Jolor. Di Jerman yang sejak latihan diwarnai hujan, ia tak sekalipun masuk tercepat 10 besar di semua sesi, bahkan kualifikasi harus lewat Q1. Tiga kali pula jatuh. Benar-benar parah!

“Saya harus lakukan sesuatu. Belum tahu bagaimana, tapi itu harus dilakukan. Dengan ban basah Michelin, terutama roda depan, begitu banyak masalah. Saya harus tumbuhkan kepercayaan diri,” ucap JL yang  dulu acap latihan minibike di lintasan basah untuk feeling dan refleksnya, dan sepertinya itu juga yang dilakukan mengisi waktu libur kompetisi saat ini. Harap maklum saja, Lorenzo bukan tipe seperti Marquez dan Valentino Rossi yang senang darngan dirt track pakai motor motocross.

Dalam masa jeda ini, JL juga menganalisa ulang riding style-nya di saat hujan. Bisa jadi itu yang membuatnya tidak klop dengan karakter wet tyre Michelin. “Latihan dengan sepeda kecil memang tidak akan berdampak besar, tapi saat ini hanya itulah bisa dilakukan untuk mengasah ketrampilan di trek basah. Itu lebih baik daripada berharap permasalahan bisa selesai dengan sendirinya,” tegas jurdun bertahan itu.

JL memang harus latihan ekstra untuk main basah. Pasalnya, dalam 9 seri di depan, ada 5 sirkuit yang saat balapan juga bisa disiram hujan seperti tahun-tahun sebelumnya.Yang 5 itu adalah  Silverstone, Aragon, Motegi, Philip Island, dan Sepang. Sayangnya, ia sendiri belum tahu atau belum yakin betul langkah apa yang harus dilakukan. Kalau kelamaan begitu, ya bakal semakin sulit kejar Marquez di puncak klasemen! Andro

BACA JUGA

MotoGP Austria 2016 Jelang : Stefan Bradl Tinggalkan MotoGP, Tahun Depan Pacu Honda

 

MotoGP Austria 2016 Jelang: KTM Nggak Jadi Wild Card Di Negara Sendiri, Ikut Di Valencia

MotoGP Austria 2016 Jelang: Capek Merayunya, Balap Atau Tidak, Terserah Stoner..!

MotoGP 2016 Paruh Musim: Rossi ‘Kelihatan’ Dirongrong Usia, Mulai Lelah Di Balapan Krodit

MotoGP Austria 2016 (Tes) : Ducati Siap Bila Stoner Mau Balap di Austria, Lorenzo Terkesan

BAGIKAN