nhk

MotoGP 2016 Jelang Austria: Maraquez Gosipin Pedrosa, Soal Anak Tiri Honda

ManiakMotor – Ini kali ketiga tulisan Marc Marquez gosipin dirinya, Valentino Rossi dan sekarang Dani Pedrosa. Kamu tahu sendirilah, Pedrosa sejak awal ke Repsol Honda Team adalah anak emas. Tapi begitu Marquez datang, dia menjadi ‘’anak tiri’. Marquez sendri  jadi Golden Boy-nya Honda.

Anak tiri itu yang fokus digosipin Marquez, ya sekarang yang panjenengan  baca ini. Itu anggapan selama ini dan menjadi tampak benar adanya tahun ini. Itu setelah Pedrosa terang-terangan buka mulut, “Kalau RC213V spek 2016 dibuat hanya sesuai kehendak Marquez,” sebut Pedrosa.

Lantaran Pedrosa omong terbuka pada media seperti itu, MM pun merasa perlu memberi klarifikasi. Ia bilang tak marah dengan tudingan itu. Justru memaklumi karena rekan setimnya itu memang kewalahan pada musim ini sehingga muncul omongan itu. Padahal tahun-tahun sebelumnya tak ada komentar Pedrosa semiring itu.

“Ia tentu tahu bahwa Honda memberikan tes motor baru kepada kami berdua dengan spek yang sama. Pastilah ada perbedaan yang kami rasakan. Akhirnya, yang paling penting adalah lap time, sebab itulah yang jadi rujukan insinyur Honda untuk menilai segala sesuatunya. Saya lebih cepat, jadi wajarlah menjadi masukan untuk pengembangan. Bukan saya yang minta-minta,” tegas Marquez. Tuh begitu…

Ia akui bobot RC213V spek 2016 memang sedikit lebih berat dari sebelumnya. Spek macam itu itu menyulitkan adaptasi pada riding style Pedrosa yang bobot tubuhnya ringan.

Ia tak tahu dan tak ingin tahu apa motif Pedrosa menghembuskan isu panas itu.Yang Marquez  tahu adalah rekan setimnya itu memang sangat sulit mengendalikan RC213V saat ini. Pedrosa nggak bisa mengeluarkan keunggulannya menikut cepat kala berakselerasi keluar tikungan. Kesulitan sama yang sebenarnya juga dialami MM di awal musim, namun bisa dikembangkan step by step oleh tim teknisnya.

Ia tahu Pedrosa sudah berusaha keras menyesuaikan diri dengan motor spek baru itu tapi belum juga datangkan hasil sesuai harapan. Dalam kondisi itulah ia berucap dan terkesan menyudutkan Marquez. “Maklumi saja karena itu diucapkan dalam situasi emosi yang kurang baik. Saya tegaskan lagi, saat tes awal maka waktu tercepatlah yang jadi patokan. Itu saja,” tegas Marquez.

Wah, benar juga ya? Masa mau ambil waktu yang alon-alon! Andro

 

BACA JUGA

MotoGP Austria 2016 Jelang: Marquez Gosipin Rossi, Tunggu Total Battle Lagi

MotoGP Austria 2016 Jelang: Marquez Omongin Diri Sendiri, Merasa Makin Pintar

MotoGP Austria 2016 Jelang : Lorenzo Masih Dihantui Rasa Takut dan Cemas, Ada Obat Pemusnahnya

MotoGP Austria 2016 Jelang : Lorenzo Keluhkan Motor dan Support Tim

MotoGP 2016 Jelang Austria: Bos Yamaha Gundah, Berat Buat Rossi dan Lorenzo Kejar Point 

 

BAGIKAN