nhk

MotoGP 2016 (Jelang Misano): Rossi Inginkan Duel Macam Silverstone

 

ManiakMotor – Seperti tulisan kemarin, Valentino Rossi tak sabar untuk nonton rekaman ulang raceday GP Inggris di Silverstone ronde 12 lalu. Memang berlangsung seru, tegang, bikin deg-degan penonton dan memang layak jadi tontonan.  Setelah itu, The Doctor bilang duel-duelnya dengan 3 pembalap agresif (Marc Marquez, Andrea Iannone dan Cal Crutchlow) seluruhnya berlangsung sportif dan menghibur.

Terlepas dari hasil podium, jalannya pertarungan membuat Rossi bergairah dan menikmati ‘main-main’ dengan para yuniornya. Selain VR versus MM, tak kalah tegang MM versus Cal. “Pertarungan seperti itu yang membuatku tetap dan selalu ingin balapan. Itu yang bikin happy kali ini, bukan karena podium. Hasil podium itu hanyalah faktor keberuntungan,” kata Rossi yang sudah berusia 37 tahun dan paling STW di grid Grand Prix saat ini.

Ia menilai ketiga pembalap itu punya karakter sama, agresif. Bedanya, Cal yang senior tampil lebih rapi dan taktis. Beda dengan MM dan Iannone yang bukan cuma agresif tapi juga acap nekat. Di saat tertuntu memaksakan diri. “Tak mudah menghadapi lawan seperti mereka. Terlebih Marquez yang memang punya perhatian khusus kepada saya,” imbuh VR yang sebut perhatian khusus bukannya soal klasemen 2016, tetapi setiap kali balapan keduanya berdampingan akan mudah tersulut permainan yang wuihhhh….

Dari omongan Rossi, dia yang senior yang lebih banyak kontrol permainan jangan sampai duel-duel seperti itu akan merugikan. Maksudnya merugikan dia dan lawan pepet-pepetan. Boleh dilihat kok, Rossi sendiri kadang pura-pura nekat menyodokan motornya dan ternyata lawannya memberi jalan. Atau kadang memang ditutup. Beda hasilnya bila sama-sama nekat, jatuh kan. Kira-kira begitu omongan Rossi pada duel di Silverstone lalu.  

MM sendiri akui targetnya di Silverstone perlebar jarak dengan Rossi di klasemen. Itu tak masalah buat Rossi karena begitulah seharusnya di lintasan. Agresivitas itu ditunjukkan MM sepanjang balapan dengan dua kali nyelonong keluar lintasan, untung nggak jatuh. Sedetik usai start sebelum red flag, roda depan MM menyentuh buntut motor Scott Redding yang membuatnya oleng. “Tapi, itu ia lakukan dengan fair agar berada di depan dan semua pembalap harus seperti itu. Intinya, balap seperti Silverstone mengasyikkan dan saya merindukan situasi itu,” tandas Il Dottore lagi.

Dan, seri lanjutan duel itu diharap terulang di Sirkuit Misano pada 11 September nanti, di depan membludaknya Italiano pendukung Rossi. Tampil di depan publik sendiri, so pasti target Rossi adalah juara. Menarik menunggu seberapa kejam perlawanan yang akan diperlihatkan para yuniornya. Andro

BACA JUGA

MotoGP Inggris 2016 Jelang Misano: Cal Yang Cepat di Silverstone Atau Motornya? Ya Dua-Duanya

MotoGP 2016 Inggris (Race): Lorenzo Andalkan Strategi Kuno, Kalah dan Menyerah di Klasemen

MotoGP Inggris 2016 (Pasca Race): Salah Pilih Ban, Marquez Tak Merasa Kalah Dari Rossi

MotoGP 2016 Inggris (Pasca Race): Vinales Dintungkan Putaran Menengah Sikit Ke Atas GSX-RR

MotoGP Inggris 2016 (Pasca Race): Marquez Main Keras, Rossi Justru Suka dan Ngeledek Makasih

BAGIKAN