nhk

MotoGP 2016  Jelang Motegi: Mesin RC213V 2017 Beralih ke  Big Bang?

Mesin Big Bang RC213V 2017

 

ManiakMotor  – Waktu ledakan engine screamer pada RC213V 2016 dianggap kurang. Sudah memimpin klasemen saja masih dianggap kurang. Honda dikabarkan tengah bereksperimen akan kembali pada big bang pada  RC213V spesifikasi 2017.

Begitu rumor yang berkembang usai Marc Marquez dan Dani Pedrosa menguji paket lengkap prototype RC213V guna digeber musim depan. Tes eksklusif di Aragon itu tertutup pada media. Tapi mendengar bunyi knalpot yang beda dengan versi 2016, spekulasi pun bermunculan.

Bahwa, HRC beralih ke big bang yang identik dengan kubu pesaing Honda selama ini. Big bang adalah ledakan waktu hampir bersamaan pada empat silinder. Ledakan saat waku kompresi, maksudnya.  Makanya ledakan sekaligus itu akan menghasilkan ledakan besar, maka disebut big bang.

Peralihan itu dinilai sebagai cara terbaik untuk untuk mesin RCV agar sesuai dengan elektronik terbaru. Dengan ledakan waktu pada empat silinder serentak itu, dianggap lebih halus sampai ke roda. Epeknya pada penggunaan ban Michelin yang digunakan mulai tahun ini.

Namanya juga rumor brader, jadi nggak ada konfirmasi resmi dari Honda maupun para rider-nya. Direktur Teknik Repsol Honda Shinichi Kokubu yang disambangi wartawan untuk konfirmasi suara kanlpot yang berbeda itu pun ngeles dengan halus.

“Masih terlalu dini untuk bicarakan mesin prototype ini, masih banyak hal yang harus dikerjakan. Kami di Jepang selalu mencoba konfigurasi mesin yang berbeda-beda, tapi kami tak bisa sebut mesin seperti apa yang tengah dicoba Marc dan Dani. Kami juga menguji beberapa komponen mesin baru yang berbeda,” ujar Kokubu seperti dikutip motorcyclenews.com. Andro

BAGIKAN