nhk

MotoGP 2016 Jelang Motegi:Menengah Ketat, Kelas Bawah Dimas Kanjeng Aroma Indonesia

 

ManiakMotor – Bicara kejuaraan dunia, dari tiga kelas tinggal Moto2 yang ingar-bingarnya bisa lanjut sampai seri pamungkas di Valencia. Keras di kelas menengah itu, lantaran calon jurdun dan penantangnya hanya dipisahkan 1 poin.

Beda dengan kelas capung atau Moto3, Brad Binder (KTM Ajo) sudah pastikan mahkota 2016 di Aragon lalu. Dia  tidur pun di empat seri sisa pun, tetap jadi juara dunia. Unggul 106 poin di klasemen  tak mungkin dikejar walaupun pakai ngelmu ghaib si Dimas Kanjeng yang katanya sakti itu.

Kurang lebih sama dengan Marc Marquez di kelas primer. Marquez hanya sial luar biasa yang bisa menggagalkannya meraih gelar jurdun MotoGP kali ketiga. Nggak perlu ngotot-ngotot pakai otak dan otot, harusnya juara dunia pada dirinya. Walau namanya balap belum bisa ditentukan, sebelum point sudah bisa dihitung untuk juara.

Beda dengan Moto2, rawan Brooooo! Masuk seri Motegi, jurdun bertahan Johann Zarco hanya terpisah 1 poin dengan penantangnya, Alex Rins. Total poin 202 versus 201. Maka kedua rider yang tahun depan naik pangkat ke MotoGP itu pun akan terapkan strategi sama di empat seri sisa.Tak perlu ambil risiko bertarung berebut finish P1 seperti biasanya. “Yang penting finish di depan Johann,” ucap Rins. Zarco pun begitu. Yang penting jangan finish di belakang Rins. Nggak peduli podium atau tidak.

Beda dengan Sam Lowes. Meski tertinggal 40 poin di peringkat 3, peluang juara Aragon itu masih terbuka dalam 4 seri ke depan. Ia memprediksi rivalitas dan konsentrasi Zarco dan Rins yang terpusat justru membuka celah baginya untuk mendulang lebih banyak poin lagi.

Caranya adalah berusaha menang dan menang lagi sembari menunggu hasil finish Zarco dan Rins. “Beban mental saya jauh lebih ringan dibandingkan mereka. Peluang memang tak besar, tapi ini kesempatan yang logis diperjuangkan,” tantang Lowes.

Buat komunitas balap di Indonesia, pengejaran Lowes tentu punya daya tarik tersendiri. Ada aroma negeri ini di baju balapnya. Maklum, anak Inggris itu adalah joki tim Federal Oil Gresini Moto2. Nah, sampeyan kan tahu kalau Federal Oil itu perusahaan Indonesia. Jadi, Lowes ini makan gaji dari rupiah setelah ditukar jadi dolar yang bukan kelar dari baju si Kanjeng. Begicuuuu! Andro

BAGIKAN