nhk

MotoGP 2016 Jelang Sachsenring: Honda Mau Finish 1-2, Marquez Yakin Rossi Lawan Tangguh

ManiakMotor – Dari awal musim sampai seri  di Assen lalu, Marc Marquez masih meyakini Valentino Rossi adalah ancaman terberatnya. Rossi dianggap tangguh dalam perburuan gelar 2016. Nah, di GP Jerman pada Minggu 17Juli ini ada peluang emas Dek Marquez untuk mempersulit langkah The Doctor di kejurdun, jika rekan satu timnya di Repsol Honda Team, Dani Pedrosa bisa menolong.

Rilisnya tim Repsol Honda maupun MM memang tak sebut-sebut nama lawan maupun strategi ‘perang’ di Sachsenring. Trek pendek yang hanya 3.7 km dengan 13 tikungan dan berlawanan arah jarum jam itu, selama ini mutlak milik Honda. “Dari berbagai aspek, sangat mungkin meraih kemenangan lagi di Sachsenring dan itu yang akan dipertaruhkan. Jerman seri terakhir paroh pertama kompetisi. Sangat bagus memasuki paroh kedua dengan keunggulan poin banyak,” ucap Marquez tanpa sebut nama Rossi maupun Jorge Lorenzo tapi jelas arahnya pada dua rider Yamaha itu.

Tradisi selama ini, wajar tim yang bermarkas di Spanyol  kembali mematok target finish 1-2. Tentu saja yang difavoritkan menempati P1-nya si Marquez yang bersaing di kejuaraan dunia sementara P2-nya untuk Pedrosa. Sachsenring sejak 2010 seolah milik dua pembalap Honda tersebut.

Bila komposisi itu berhasil, langkah Rossi yang ditakutkan Marquez itu bakal semakin sulit di klasemen. Sekarang saja MM sudah unggul 42 poin atas Rossi. Jika MM dan Pedrosa finish 1-2 di Sachsenring, maka selisih MM dengan Rossi minimal menjadi 51. Itu kalau Rossi mampu podium ke-3. Dengan angka ketinggalan dua seri, tentulah sangat dan sangat sulit. Dan, dengan begitu, fokus MM bisa dibilang lebih mudah karena hanya mengarah kepada Jorge Lorenzo semata.

Kira-kira begitulah hitung-hitungan normal bagi MM dan tim Repsol Honda. Hitung-hitungan teknis yang sangat mungkin dilakoni karena karakter RC213V yang paling cocok di Sachsenring. Tinggal mengilik area akselerasi yang musim ini repot ditanggulangi dengan berulang-ulang mendesain knalpot agar bisa mendulang torsi. Juga diatasi Marquez pakai  sasis 2014 untuk kelincahan di tikungan berdekatan Sachsenring.

Di sisi lain, semangat Pedrosa pun menggebu masuk Sachsenring. Sachsenring adalah tipikal sirkuit favoritnya dengan bukti 4 kemenangan. Semangat inilah yang akan menutupi kendala teknis RC213V 2016 bagi dirinya. “Saya telah banyak belajar dari seri terdahulu. Atas dasar itu terbuka kemungkinan hasil lebih baik di Sachsenring seperti musim terdahulu,” kata Pedrosa yang tentunya akan dapat kredit poin tersendiri dari timnya jika mampu finish 1-2, khususnya dalam mendongkark peluang Marquez di kejurdun.

Pasti pulalah Rossi bukan pembalap yang diam saja yang tak bisa membaca dan mengantisipasi strategi itu. Ini bisa jadi seri penentuan bagi The Doctor dan hasilnya menarik menunggu kemampuannya memecah komposisi dibangun Honda. Sekaligus mendekatkan diri dengan Lorenzo di papan klasemen. Wah,  sayang kerjasama dengan Lorenzo terkendala. Lha wong nggak pernah akur kan sesama Yamaha.  Andro

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang :Rossi Gelisah, Lorenzo Yakin Bisa Pecah-Pecahin Telur

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang : Wadu…uuuhh, Rossi Gelisah Tampil di Jerman, Padahal Performa Motor Bagus

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang: Rossi Mengklaim Capat, Nyaman Dengan M1 Dan Ban

MotoGP Jerman 2016 Jelang: Sebelum Marquez, Pedrosa Jago Kidal Sachsenring

BAGIKAN