nhk

MotoGP 2016 Jelang Sachsenring: Rossi Masih Sibuk Melatih Pembalap Indonesia

ManiakMotor – Demikian adanya. Valentino Rossi sedang punya proyek. Namanya The Master Camp atau Yamaha VR46 Master Camp di pedepokan VR46 Riders Academy di Motor Ranch, Tavullia dan sirkuit Misano, Italia. Makanya doski belum kasih komentar untuk urusan balap  di Sachsenring, Jerman yang juga minggu ini.

Rossi pada Maret 2016 lalu memperkenalkan Master Camp yang bekerjasama dengan Yamaha Motor Company (YMC) lewat Yamaha Motor Racing. “Kerjasama ini, yakin akan lahir pembalap muda berbakat yang dibutuhkan Yamaha. Bukan saja dari Eropa, tapi juga Asia,” kata Rossi saat terima ‘bantuan’ berupa motor special engine YZ250F dan YZF-R3 dari YMC untuk kegiatan tersebut.

Metode pengajaran dari The Doctor memang menu utamanya pakai motor motocross macam YZ250F. Akan tetapi diubah jadi dirt track (SE) di tanah datar yang diyakini Rossi praktis untuk melatih skill ketangkasan bermotor, terutama fisik dan refleks.  Seni ‘menggoreng’ tenaga SE di tanah itu, bagi Rossi bermanfaat untuk mengelola balapan di aspal juga. Sedang YZF-R3 untuk materi road race.

Ada lima pembalap Asia yang memang di negara masing-masing dikontrak Yamaha yang ikut Yamaha VR46 Master Camp. Mereka terseleksi dari Asia Road Racing Championship di kelas AP250. Di dalamnya, ada dua remaja Indonesia yang punya kesempatan ikut program dari 4 Juli sampai 8 Juli tersebut. Yakni Galang Hendra dan Imanuel Pratna yang seperti pada tulisan-tulisan sebelumnya sudah dikumandangkan. Keduanya menemani anak muda lainnya dari Jepang, Malaysia dan Thailand.  

Kelimanya pun langsung diberi materi dasar ketika tiba di markas VR46 Rider Academy. Pembibing awalnya adalah Idalium Gavira. Gavira ini mantan pembalap GP250 era 70-an itu memang ditunjuk Rossi untuk instruktur teknik dasar para murid VR46. Kelimanya digiring ke tempat latihan fisik dan motor yang selama ini digunakan Rossi sendiri. Ya seperti di foto-foto tersebut.    

Sebenarnya ada wadah pembibitan anak muda di Asia semacam Asia Talent Cup (ATC) buatan Dorna Sport. Tadinya, Dorna mengklaim, ATC diperuntukan untuk siapa saja, tak pandang merek. Tapi belakangan melihat perjalanannya di Indonesia, hanya pembalap Honda yang diutamakan. Ada sih beberapa yang terpilih dari Yamaha, tapi pada akhirnya menyerah karena nggak ada sokongan dari Yamaha.  Belakangan juga sudah tahu diri yang mendaftar dan ikut penyaringan dari Indonesia hanya mereka yang membela Honda. 

Nggak tahu deh dan nggak diterangkan, apakah Yamaha VR46 Master Camp menjadi tandingan ATC? Tapi yang menjadi pertanyaan, setelah Galang dan Imanuel misalnya memenuhi syarat lanjutan, apakah Yamaha Indonesia meneruskan jenjang mereka. Misalnya ke CEV Repsol atau langsung Moto3, jelas nggak pakai Yamaha lagi. Yang tersedia hanya onda dan KTM di Moto3? Demikian juga Moto2 yang mesinnya Honda.

Padahal itu yang jadi hambatan Yamaha Indonesia selama ini????? Beda merek. Kalau begitu tirulah para anak murid Rossi di VR46 Riders Academy yang di Moto3 sebagian pakai Honda. Sedang mereka yang tergabung di Sky Racing Team VR46 menggunakan KTM. Ito   

BACA JUGA

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang: Istri Beri Restu, Stoner Belum Minat Balapan Lagi

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang : Maquez Putuskan Terus Pakai Sasis 2014 Sampai Akhir Seri, Ini Negatifnya Sasis Baru

MotoGP 2016 Jelang Sachsenring: Line Up Joki 2017, 6 Ducati Plus 2 Honda dan 1 Yamaha Belum Jelas

Melongok Isi Markas Tim MotoGP Yamaha, Ini Cerita Galang dan Imanuel

MotoGP 2016 Jelang Sachsenring: Pindah ke Ducati, Masikah Lorenzo Didukung Mekanik Yamaha?

BAGIKAN