nhk

MotoGP 2016: Kepala Kru Lorenzo, Menyudutkan Rossi Soal Data M1

 

ManiakMotor – Kepala kru tim Jorge Lorenzo, Ramon Forcada banyak cerita soal teknik M1 Lorenzo dan Valentino Rossi. Terutama soal berhasilnya Yamaha menyetel M1 dengan efisien mengirim secara detil tenaga ke roda hingga gripnya paling pas. Juga pada 2015 berhasil memperbaiki reduksi percepatan lewat SSG yang aktif naik dan turun gigi.

Forcada juga mengaku-aku berhasil menggabungkan system pengereman Brembo yang dikombinasi dengan engine brake pada M1. Termasuk soal set-up garpu atau suspensi Ohlins. Hasilnya saat akselerasi (on throttle) dan deselerasi (off throttle) M1 lebih menjejak ke bumi pada setiap tingkat kecepatan dibanding Honda. Tenaga M1 efisien sampai ke roda, tapi katanya hanya punya Lorenzo di tikungan cepat, hehe.

Tapi yang lebih menarik dari  cerita Forcada soal data. Dia kayaknya lebih memihak Lorenzo dan menyudutkan Rossi. Lha iyalah. Lha wong kepala krunya Lorenzo, jelas membanggakan dirinya. Katanya geeene, Lorenzo lebih baik soal kontrol set-up dibanding Rossi kalau dibaca dari data. Lho???? 

Ketika ditanyakan saat di Motegi, Forcada kabarnya memberikan data Lorenzo pada Rossi dan itu yang bikin Lorenzo ngambek. Di Jepang itu pace Rossi lebih baik. Tapi itu ditepis Forcada sembari mengalihkan cerita pembanding seolah dia pahlawan.

Katanya, saat 2007 dia dan Lorenzo ke Yamaha, hanya sebentar dapat data. “Habis itu atau 2009 telah dibangun tembok pimisah antara garasi Jorge dan Valentino. Sehingga tak ada tukar-tukaran data. Lalu 2011 Valentino ke Ducati dan 2013 balik lagi ke Yamaha dan saat itu Jorge sangat kuat. Jadi, Valentino tidak boleh bersikeras untuk pemisahan data,” sebut Forcada yang artinya maksudnya Rossi yang pakai data Lorenzo.

Memang iya awal-awal Rossi dari Ducati. Tapi malah sebaliknya kalau cerita M1 terkini. Sebab 2013 – 2014  justru Lorenzo tak bisa berbuat banyak dengan Marc Marquez, lalu Rossi muncul. Munculnya Rossi ini bisa menanggulangi kelemahan-kelemahan ‘kecil’ M1. Contoh seperti distribusi bobot yang bersamaan dengan pengereman yang ngaco. Pokoknya seperti perbaikan yang disebut sampeyan (Forcada) itu di awal tulisan. Itu kan berkat masukan Rossi, maka sekalian M1 Lorenzo jadi kencang seperi M1 saat ini?

Lebih adil lagi 2016 jangan buka-bukaan data buat keduanya, supaya ketahuan siapa periset sebenarnya. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2016: Rossi Berlatih Motocross Dengan Jumping-Jumping, Makin Asah Nyali

MotoGP: Valentino Rossi ‘Memperkenalkan’ Livery Dan ‘Spek’ Yamaha M1 2016

MotoGP 2016: Sirkuit Brno Perpanjang Kontrak MotoGP Hingga 2020

MotoGP 2016: Ironis Juga Stoner Hanya Cukup Sabagai Tester Di Ducati?

Soal MotoGP Indonesia 2017: Tiga Syarat Keppres MotoGP Baru Mau Diteken Jokowi

MotoGP: Pengembangan RC213V Versi 2016 Dikebut, Marquez Masih Yang Tercepat

 

BAGIKAN