nhk

MotoGP 2016: Kontrak Yamaha 2017 Lihat 3-4 Seri, Apakah Rossi Pensiun? Lorenzo Ke Merek Lain? (2)

ManiakMotor – Lagi-lagi berbeda antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo soal kontrak ke depan. Rossi cenderung melihat hasil ronde-ronde awal MotoGP 2016 ini menentukan terus balap atau pensiun. Sementara Lorenzo masih meneruskan karirnya. Yang jelas keduanya ingin tetap di Yamaha, walau masih tergantung yang lain-lain. “Kepastian kontrak itu penting agar tenang membalap di seri-seri selanjutnya,” tegas Lorenzo yang kelihatannya ingin secepatnya menetukan masa depannya dengan Yamaha.

Managing director Yamaha Racing Lin Jarvis berbicara saat ditanyakan masalah kontrak kedua pembalapnya 2017. Kata Jarvis akan melihat tiga atau empat putaran musim ini. “Mereka (Lorenzo/Rossi) diberi kesempatan untuk merasakan aturan 2016. Biasanya setelah tiga empat seri tersebut akan ada nego. Bisa dari tim yang mengajukan atau malah manajemen pembalapnya,” kata Jarvis pada peluncuran M1 2016 yang disiarkan live streaming itu dari Barcelona, Spanyon pada Senin lalu.

Maksud dia, macam Rossi meraba kemampuannya di umur 37 tahun beradaptasi dengan regulasi 2016. Selain itu, tentu kemampuan Rossi sendiri di umurnya tang bukan ABG lagi. Saat ronde-ronde awal itu, apakah punya kans ke depan? Atau malah macam Lorenzo yang selalu diisukan dengan Ducati dan Honda, benar akan dengan Yamaha atau gimana?    

“Juga mereka (pembalap), awal-awalnya akan mendeteksi merek yang mereka bela beradaptasi  dengan regulasi baru (ECU dan ban). Setiap pembalap ingin kompetitif dalam dua tahun ke depan demi hidup mereka. Sebelum itu, mereka memastikan bahwa Honda, Yamaha atau Ducati yang kompetitif. Ini butuh tiga atau empat balapan atau malah lebih cepat,” jelas Jarvis.

Bukan dikira lagi, sudah pasti bursa pembalap 2017 akan bumbui negosiasi keras, karena rata-rata pembalap mengakhiri kontrak mereka 2016 ini. Dan yang ‘diperebutkan’ tim pabrikan, mengingat finansial mereka bikin motor jaminan juara sudah teruji. Terutama lagi Yamaha dan Honda. Kedua merek ini mendominasi setelah Casey Stoner juara seri Australia pada 2010 dengan Ducati. Sedangkan tim satelit juara seri terakhirnya lewat Toni Elias di Estoril pada tahun 2006. MM

BACA JUGA

MotoGP 2016: Kontrak Yamaha Lihat 3-4 Seri, Apakah Rossi Pensiun? Lorenzo Ke Merek Lain?

MotoGP 2016: Redding Bersumpah Akan Podium Dengan Ducati, Terget 6 Besar

MotoGP 2016: Lorenzo Mulai Khawatir, Terutama Pada Elektronik Yang Katanya Kuno

MotoGP 2016: Rossi Yakin Soal Karirnya, Saingan Dia-Dia Juga, Bangun Motor Dari Nol

MotoGP 2016: Proyek Pramac Bersama Rusia, Dukung Penuh Scott Redding

BAGIKAN