nhk

MotoGP 2016: M1 Lorenzo Salahkan Ban Di Tes Australia, Langsung Singgung Kontrak

 

ManiaMotor – Posisi Jorge Lorenzo sih dari akumulasi tiga hari tes Australia lebih bagus dari Valentino Rossi, teman setimnya di Movistar Yamaha. Lorenzo ke-4 dengan 1:29.357 dan Rossi hanya ke-6 dengan 1:29.404. Tapi itu belum cukup buat Lorenzo. Secara keseluruhan doski kurang puas dengan test Oztrali lalu sembari menuding ban dan sebagainya.  

Ukurannya mungkin di Sepang yang M1-nya merajalela. Di Australia hari kedua dia memang ke-3 yang melampui Rossi tadi. Namun itu didapatnya dengan susah payah. Sudah empat jam uji coba berlangsung dia masih terpuruk di papan tengah. Baru bisa bersaing di sore hari pada hari kedua yang kering  tersebut. Sedang Rossi sejak pagi telah bermain di papan atas.

Hitungannya memang kurang konsisten. Apalagi hari ketiga hanya ke-9.  Lorenzo ngaku sudah pakai semua jurus dengan berbagai variasi tipe ban, baru dan bekas. “Hari ketiga waktu mepet dengan adanya hujan. Saya menggunakan ban bekas pakai untuk uji coba lomba. Juga jatuh saat mau melakukan simulasi di lap pertama, karena lintasan masih dingin. Saya duga, grip Michelin belum sebagus di Sepang,” alasan Lorenzo untuk test hari terakhir di Oztrali. Doski juga memperkuat omongannya soal ban pada banyaknya pembalap yang jatuh di Philip Island. Memang sih nggak terlalu terus terang menyalahkan ban.

Pendeknya, jurus-jurus pembalap Spanyol yang rapi di tikungan itu, kurang berjalan di Philip Island. Padahal sirkuit ini punya tipikal lintasan cepat yang juga pas dengan gayanya dan M1-nya. Dari omongan  Lorenzo, motornya belum terlalu jempol saat menemui sirkuit berbeda. Itu tadi hanya masalah grip ban. Dan nanti akan dilacak kembali di test Qatar.

Situasi di atas nggak ada hubungan dengan kontrak, namun hampir bersamaan Lorenzo singgung-singgung masa depannya di Yamaha. Kontraknya yang habis 2016 kudu ada titik terang. Maunya dia sesegara mungkin walau masih lihat-lihat situasi ada pabrik lain yang mungkin ‘mencoleknya’.

“Saya ingin pension dengan Yamaha. Ingin lekas antara Yamaha dan dirinya memutuskan kontrak. Harapannya paling lambat sebelum Mugello, saya harus memperbarui kontrak. Semoga ada kesapakatan,” kata Lorenzo yang ingin menyamai rekor Rossi di Yamaha dan kalau perlu melewatinya. Ingat ya, hanya di Yamaha bukan yang 7 kali juara dunia.  

Kalau diperbarui sepertinya ada  penawaran yang lebih tinggi. Apalagi ada kata kesepakatan di situ. Maklum habis juara dunia bro. Eh tapi ngomong-ngomong Rossi asyik-asyik saja sama Minchelin tuh. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2016: KTM RC16 Muncul di Jerez, Ready To Race

MotoGP 2016 Tanpa Stoner Di Tes Australia Ducati Keteter, GP16 Dovi Masih Getaaaarrrr…!

MotoGP 2016: Vinales From Suzuki Bintang Tes Australia

Proses Sirkuit Wales Gelar MotoGP 2017, Nggak Banyak Omong Dan Wacana

MotoGP 2016 Pasca Tes Australia: Rossi Memilih M1 Gado-Gado Dipakai Lomba Musim Ini

 

BAGIKAN