nhk

MotoGP 2016: Mimpi Lorenzo Asapi Rossi dan Marquez 1 Detik Lebih, Beda Sepang Dan Australia

 

ManiakMotor – Kesimpulan dari test Sepang kemarin, Yamaha cepat adaptasinya. Ya iyalah,nggak dibilang juga bisa ditengok di hasil test si Jorge Lorenzo yang tercepat. Tapi adaptasinya macam mana, kan perlu tahu juga bos. Sebab test pramusim kali ini membawa aturan baru yang semestinya semuanya masih dicari-cari.

Di antara yang mencari itu, Lorenzo doang yang berlari di bawa 2 menit, ya pakai Yamaha. Bila ukurannya pada tes hari ketiga saat semua peserta  menggunakan ban keras, Valentino Rossi juga banter tenan. Padahal Rossi bukan tipe kebut habis kalau namanya masih uji coba. Itu tipe Rossi saat ini sejak dia berkepala tiga.

Saat itu Lorenzo mengaku seperti mimpi. Tapi mimpinya nggak di siang bolong. “Boleh dibayangkan, saya bisa meninggalkan posisi ketiga (Marc Marquez) sekitar 1.3 detik,” jelas Lorenzo menggambarkan hari ketiga test. Tanya Lorenzo sendiri, kenapa hanya Marquez yang ia disebut? Ya mungkin nggak terlalu telak meninggalkan Rossi.  Atau masih Yamaha yang kedua di hari ketiga.

Lorenzo sendiri kata para pengamat dunia terbantu oleh gayanya. Lorenzo punya tipe membawa motor yang halus. Dia punya cara masuk tikungan adalah model parabolic. Sehingga mampu menjinakan M1 baru dipasangi ECU baru dan Michelin. “Di MotoGP semua berubah dengan cepat. Kuat hari ini, berikutnya mengalami beberapa masalah. Pesaing juga nggak tidur. Nanti dilihat lagi di tes Philip Island dan Qatar sebelum seri pertama,” jelas Lorenzo.

Di sisi lain memang Yamaha diprediksi paling cocok dengan Michelin. Berbeda dengan Honda yang katanya lebih pas rodanya dialas Bridgestone. Sebelum Michelin  cabut dari MotoGP pada 7 tahun lalu, mereka memang ‘dekat’ dengan Yamaha. Terutama ketika itu ada sosok The Doctor yang pernah ‘diistimewakan’ ban Prancis tersebut.

Dari situ tentu ada unsur pengalaman dari Rossi khususnya soal inputnya pada pengembangan. Sedang Lorenzo walau hanya setahun merasakan Michelin sebelum cabut dari MotoGP 2009, toh sempat pakai juga. Tentu juga pengalaman para insiyur Yamaha pada Michelin. Sebenarnya bukan ban saja, tapi para montir garputala bisa menyatukan ECU baru pada mesin M1. Tapi seperti kata Lorenzo, belum tentu kuat di Sepang akan sama dengan Philip Island. Makanya ditunggu test di Oztrali tersebut. Kalau tercepat juga berarti garputala yang lebih siap. Ito

BACA JUGA

MotoGP; Gratis Nonton Marquez Dan Pedrosa Di Sentul, 14 Februari Peluncuran RC213V 2016

MotoGP 2016 Jelang Test Philip Island: Puaskah Rossi Setelah Kalahkan Marquez Di Tes Sepang?

MotoGP 2016: Tekanan Ban Loris Baz Di Bawah Minimum, Keluar Aturan, Elektronik Nggak Bisa Dicolong

MotoGP 2016 Jelang Test Philip Island: Rossi Akui Lorenzo Kencang, Tapi Lihat Posisi Dong..!

MotoGP 2016: FIM Umumkan, Race Direction Tak Berhak Menghukum Pembalap

BAGIKAN