nhk

MotoGP 2016: Nggak Pernah Menang di Motegi, Mustahil Marquez Rebut Gelar di Jepang

Marc Marquez Juara MotoGP 2017

 

ManiakMotor – Musim 2014, Marc Marquez memastikan gelar jurdun di seri GPJepang, Sirkuit Twin Ring Motegi. Dengan gaya Samurai, ia rayakan sukses itu di depan para petinggi pabrikan Honda di Jepang.Tahun ini, sepertinya berat mengulangnya. Apalagi melihat performa M1 lawannya yang nggak bisa ditinggal ‘jauh’ saat lomba. Itu sama saja nggak bisa banyak juga mendulang point di atas 23 angka dari Valentino Rossi yang menguntit di klasemen atau tertinggal 52 point.

Pokoknya Marquez memastikan juara di Motegi kalau dia sudah selisih 75 angka dari Rossi. Itu sama juga Marquez harus juara dan Rossi yang kedua dipaksa hanya ke-14. Marquez kedua dan Rossi nggak finish, juara belum bisa diklaim, lantaran masih selisih 72 angka. Sedang lomba masih tersisa tiga seri yang setiap serinya ada point 25 buat juara.

Di atas kertas, karakter trek milik Honda itu di mana semua uji coba Honda diawali di situ,  menguntungkan RC213V. Ampuhnya akselerasi, bengisnya top speed dan kejamnya pengereman diawali dari Motegi. Tapi, faktanya, tiga kali main di kelas primer, MM justru kalah mulu di Motegi. Pada musim 2014 itu ia hanya finish runner up di belakang Jorge Lorenzo. Bahwa ia jurdun tak lain berkat kemenangan 10 kali beruntun sebelumnya.

Pada musim debutnya 2013, MM yang berambisi menang di Motegi untuk perkuat posisi di klasemen. Justru di situ dia kecelakaan hebat saat warm up jelang balapan. Sedikit banyak mempengaruhi performanya saat balapan dan finish kedua setelah JL. Lebih parah 2015 saat RC213V kalah kompetitif ketimbang M1-nya Yamaha. Finish di luar podium, hanya urutan 4.

Tak pernah menang di Motegi (kecuali kala di 125 cc dan Moto2) membuatnya  pesimis mengulang memori 2014 di Motegi. “Amat sangat sulit, karena itu saya samasekali tak berharap gelar 2016 dikunci di Motegi,” ucap rider 23 tahun itu tapi sudah pegang beberapa rekor bergengsi.

Satu-satunya cara untuk mendapuk gelar adalah MM juara di Motegi sementara Rossi finish di luar 14 Besar atau DNF.  Nah, apa iya dua-duanya bisa terwujud? MM tentu  tahu hitung-hitungan itu berat diwujudkan meski bukan tak mungkin terjadi. Karena itu ia hanya ingin perlebar jarak dengan Rossi di Motegi dan selanjutnya pastikan gelar di Australia atau paling lambat Malaysia. Dengan begitu ia bisa show saja di putaran terakhir Valencia, menghibur para penggemarnya di Spanyol.

Jangan sebaliknya ya.  Andro

BAGIKAN