nhk

MotoGP 2016 Paruh Musim: Rossi ‘Kelihatan’ Dirongrong Usia, Mulai Lelah Di Balapan Krodit

 

ManiakMotor – Kekalahan Valentino Rossi di event ronde 9 MotoGP yang krodit oleh hujan, lantas kering menjadi akumulasi. Mulai keliru strategi masuk pit, penggunaan ban pengganti yang kurang nyaman, motor cadangan yang tidak setokcer tunggangan pertama dan terakhir sebenarnya masalah  umur.

Soal umur ini jelas sangat terlihat saat ganti motor. Itu hanya kelihatan, loh.  Rossi kurang cekatan pindah ke motor yang siap dengan ban baru. Tampaknya dia susah menggerakan anggota tubuhnya. Ya seperti orang yang kelelahan. Dia nggak loncat, tapi turun dari motor sebelumnya lalu ada dua langkah menuju motor pengganti.   

Rossi pasti tidak akan menyinggung lambatnya dia ganti motor. Keluhannya hanya motor pengganti kurang kencang, boleh jadi. Soal ban pun masuk akal dari pengalaman Rossi saat babak latihan yang dingin lintasannya. “Akhirnya, kami dan tim memutuskan pakai pasang intermediate pada roda depan. Saya tidak tahu apakah itu pilihan yang salah. Kalaupun pakai slick tentu akan sulit juga. Karena di lap pertama pasti belum menemukan irama,” beber Rossi yang pasti nggak akan menyinggung lambatnya dia ganti motor.

Lambatnya dia ganti motor tersebut dampaknya memang banyak. Saat keluar pit dia sudah berada di belakang dua pembalap yang sebelum masuk pit di belakangnya. Nah masalah di pit itu kan, bukan soal motor dan ban. Cepat-cepatan tukar motor. Lha wong di pit dibatasi kecepatannya. Tapi saat itu Rossi sudah gontai dan malah pasrah?

Balapan di Jerman memang butuh fisik dan otak. Saat basah, fisik juga ikutan ‘basah’. Tubuh nggak sebebas bergarak saat balapan kering. Selalu menjaga irama mesin dan motor agar tak tergelincir. Belum lagi tiba-tiba kering dibebani strategi flag to flag.  “Memalukan memang, karena saya pikir bersaing di balapan kering, juga basah. Sayang, keadaannya campuran basah-kering. Dengan motor kedua, saya nggak segera sejiwa, saya tak cukup kuat,” kata Rossi usai di Jerman.

Tahun ini umur Rossi berjalan menuju 38 tahun. Tetapi dengan umur segitu masih kompetitif dan menghibur, sangat luar biasa dalam olah raga profesional. Itu diakui lawan dan kawan. Tapi bertambahnya umur juga penyakit yang tak ada obatnya, makanya saat ganti motor itu mulai kelihatan bedanya dengan mereka yang muda, yang muda loncat dan terkam. Sekali lagi itu kelihatannya loh.   Ito

BACA JUGA

MotoGP Austria 2016 (Tes) : Ducati Siap Bila Stoner Mau Balap di Austria, Lorenzo Terkesan

MotoGP 2016 Austria (Tes): Rossi Penasaran, Tunggu Marquez Tiga Minggu Lagi Di Red Bull Ring

MotoGP 2016 : Rossi Keluhkan Tikungan 7 dan Terakhir Sangat Berbahaya, Performa Yamaha Meningkat

MotoGP 2016: Wacana Radio di MotoGP: Rossi Setuju, Marquez Menolak Keras..!

MotoGP Sachsenring 2016 : Kemenangan Marquez Dicurigai Ilegal, Ini Keputusan IRTA

BAGIKAN