nhk

MotoGP 2016 Pasca Race Qatar: Vinales Kecewa Perilaku GSX-RR Saat Lomba, Beda Saat Latihan

ManiakMotor – Itulah kata para senior, balap adalah balap, tes dan latihan itu berbeda atmosfernya. Ya latihan mengebut sendiri-sendiri untuk mencari lap tercepat. Balap menempuh puluhan lap yang terus kencang bersamaan. Diakui betul oleh Maverick Vinales from Suzuki. Walau mensyukuri posisi 6, tapi kecewa perilaku GSX-RR-nya saat lomba. Jauh berbeda dengan latihan dan tes.

Ketika lomba di sirkuit Losail, Qatar pada 20 Maret 2016, Vinales kesulitan untuk mencapai catatan rata-ratanya di 1’55 seperti sering dia bikin di tes dan latihan. Padahal motor sudah disetel untuk berlari pada pace tersebut. Yang terjadi malah rata-rata 1’56. “Roda sering bergeser, banyak spin. Grip terlalu rendah, jangankan untuk akselerasi, melakukan pengereman saja ban masih meluncur. Entah kenapa?”  kecewa Vinales yang sebelumnya berharap terlalu tinggi.

Wajar dia kecewa. Limit GSX-RR nggak menyentuh batas larinya seperti saat latihan. Padahal menggunakan ban yang sama saat rutin mencetak 1’55 di sesi free practice dan tes pramusim, catatan jaminan berebut podium. Jangankan mengejar ke depan yang dihuni Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, Marc Marquez dan Valentino Rossi, untuk menyodok Dani Pedrosa (Honda) yang rata 1’56, juga sulit.

 Berbekal sasis dan mesin rekasaya up to date sesuai aturan musim 2016 dan seamless shift gearbox,   Vinales semakin sulit di 10 lap ke atas. Dia sudah tak kuasa menempel Pedrosa. “Saya ndak bisa memperlakukan motor seperti latihan saat menikung. Terlalu riskan untuk mengikuti Dani,” tambah Vinales.

 Ken Kawauchi, manajer teknis Suzuki Ecstar berjanji akan memeriksa keseluruhan perilaku motor. Bisa rutin memukul-mukul 1’55, kenapa saat lomba berubah? “Bisa jadi  kondisi trek berubah, atau ada persoalan lain? Harus diselidiki lebih lanjut pada data,” sebut Kawauchi yang tetap mensyukuri posisi ke-6 karena peningkatan juga.

Yang perlu diselidiki juga mental. Kan seperti pengantar tadi, beda nuansa balap dan latihan. Ito

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

MotoGP 2016 Qatar Pasca Race: Ke-3 Sudah Cukup Buat Marquez di Losail

MotoGP 2016 Qatar Pasca Race: Top Speed Ducati Dovizioso Berguna Di Losail

MotoGP 2016 Qatar Pasca Race: Keputusan Lorenzo Membawanya Juara

MotoGP 2016 Qatar Pasca Race: Rossi Keliru Pilih Ban, Mesin M1?

BAGIKAN