nhk

MotoGP 2016 Qatar Jelang FP1: Rossi, Marquez, Lorenzo, Elektroniknya Pakai Skill Berkendara

ManiakMotor – Pembalap papan atas yang diundang jumpa pers walau ceritanya berbeda, fokusnya pada konsisten lap. Soal itu berkaitan dengan aturan elektronik terbaru 2016. Komponen tersebut menurut mereka butuh keterampilan membalap agar motor rutin pada catatan waktu yang rata. Segera bisa ditonton di ronde pertama MotoGP di sirkuit Losail, Qatar pada 20 Maret dan latihan bebas pertama mulai Kamis ini 17 Maret malam di Indonesia.  

Yang telak bicara begitu adalah Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi yang sikit ditambahkan Marc Marquez. “Dari tampang luar penampilan motor tidak berubah. Tetapi buat pembalap, jauh berbeda dengan tahun lalu memerlakukan motor. Itu pengaruh ban dan terutama elektronik yang kurang canggih. Mengendarai motor lebih sulit, terutama pada throttle agar konsisten,” sebut Lorenzo dalam jumpa pers berlangsung pada 16 Maret di Qatar.  

Lorenzo tak sebut detil soal throttle alias selongsong gas harus seperti apa? Yang jelas fungsinya  mengatur tenaga. Seperti di motor yang sampeyan naiki tiap harilah. Dari hasil uji coba pramusim ada sepatah dua kata soal kinerja elektronik dari mereka. Bila yang dipakai Yamaha dan Honda sebelumnya sangat pintar mengatur traksi dan anti-wheelie, yang dipakai sekarang mungkin agak ‘bodoh’. Traksi kudu dibantu halusnya permainan dari throttle seperti kata Lorenzo tadi.

Mulus tidaknya motor di tikungan bergantung pergelangan tangan menyiarkan selongsong gas. Sekalian bersamaan dengan manajemen ban yang belum pernah mereka rasakan dalam lomba. Kan tahun ini pakai ban baru Michelin pengganti Bridgestone. “Kinerja motor memang sudah membaik. Tapi harus memperbaiki kecepatan konstan,” kata Marquez pada acara yang sama yang arah ceritanya soal elektronik.

The Doctor juga sama  walau penekanannya agak lain. Kata dia, tahun ini cara mengendarai motor punya trik tersendiri. “Itu dipengaruhi ban dan paling mendasar soal elektronik. Itu menarik,” sebut Rossi yang dijumpa pers tersebut menegaskan tahun ini memanggil Luca Cadalora sebagai penasehat teknik dalam kubunya di Movostar Yamaha.

Menarik karena diprediksi Rossi pembalap di rombongan depan menumpuk. Kemungkinan kata dia – masih kemungkinan – ndak ada yang bisa kabur akibat sulit konstan tiap lap. Kan menarik. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2016 Qatar Jelang FP1: Marquez Vs Rossi, Di Tengah Banyak Pembalap Kompetitif

Motogp 2016 Qatar: Selain Rossi dan Marquez, Empat Pembalap Hadir Di Jumpa Pers

MotoGP 2016 Qatar (Jelang); Marquez Belum Bisa Prediksi Ketahanan Ban Dan Perilaku Elektronik

MotoGP 2016 Qatar (Jelang); Rossi Belum Tahu Bisa Juara Seperti 2015? Pasti Siap Tempur

MotoGP 2016 Qatar (Jelang); Ayo Pedrosa Jangan Kalah Sebelum Bertanding

MotoGP 2016 Qatar (Jelang); Lorenzo Busung Dada Datang Ke Losail

    

 

 

BAGIKAN