nhk

MotoGP 2016: Rekor Baru Penonton GP Malaysia, F1 Dikesampingkan, Saingannya Jakabaring

Penampilan anak-anak Malaysia juga berpengaruh. Saat ini ada sekitar 6 pembalap Malaysia di Moto2 dan Moto3 yang ikut full series

ManiakMotor – Tercatat 161.533 orang penonton pembeli karcis dalam tiga hari penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir Oktober. Itu rekor baru dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 150.163 orang.

Tak cuma raceday, sesi latihan Jumat dan kualifikasi pada Sabtu pun jumlah penonton meningkat. Itu antara lain berkat tampilnya para pembalap lokal di kelas Moto3 dan Moto2, plus acara-acara pendukung seperti konser musik yang disuguhkan panitia.

Karena itu pengelola Sirkuit Sepang pun sangat antusias memperpanjang kontrak MotoGP sampai musim 2021. Itu sama dengan lima tahun ke depan. Shell juga sudah perpanjang kontrak sebagai sponsor utama di GP Malaysia sampai 2020.

Beda dengan balap jet darat F1 yang juga dihelat Sepang sejak 1999. Sejak 2014 jumlah penonton terus menurun, begitupun jumlah penonton asing. Kontrak saat ini berakhir pada 2018 dan mulai ada pembahasan untuk tidak dilanjutkan,karena biayanya sangat mahal dan tak sebanding dengan pemasukan.

Wacana pembatalan itu serius karena dilontarkan pemerintah sendiri melalui Menteri Olahraga Malaysia Khairy Jamaluddin. “Dulu Malaysia satu-satunya negara Asia di luar Jepang yang menggelar balap F1. Sekarang sudah banyak pilihan di China, Singapura dan negara-negara Timur Tengah.Tak ada lagi untungnya F1 di Sepang,” kata sang menteri.

Saat ini Malaysia juga satu-satunya negara ASEAN yang menghelat MotoGP. Saat Sirkuit Jakabaring di Sumsel juga menggelar MotoGP pada 2018 nanti, maka itu pastilah jadi ancaman buat Sepang. Pasalnya, selama ini penonton di Sepang itu banyak sekali dari Indonesia. Andro

BAGIKAN