nhk

MotoGP 2016: Rossi Yakin Soal Karirnya, Saingan Dia-Dia Juga, Bangun Motor Dari Nol

 

ManiakMotor – Valentino Rossi memberi jaminan dia masih serius, tulus dan yakin di MotoGP. Dia masih menyukai kompetisinya. Itulah motivasi Rossi untuk mengarungi serial 2016. Nggak peduli dengan aturan baru yang katanya malah menambah semangat  punya langkah baru dan gaya baru (lagi) menaiki dan melacak sembari meramu performa tertinggi M1 2016.

Bagi Rossi persoalan 2015 sebuah dinamika MotoGP. Malah 2015 bagi dia kompetisi yang terbaik sejak awal sampai seri puncak, sulit menebak juaranya.  “Saya selalu muncul setiap seri dengan kinerja yang sangat tinggi. Selalu berjuang untuk juara. Untuk alasan ini ndak perlu putus asa dengan masa sulit 2015. Sekarang kita mulai dari nol,” jelas Rossi pada peluncuran M1 2016 di Barcelona, Spanyol 18 Januari.

{ersoalan 2015 katanya tiga minggu dia sudah lupa. Malah khusus dengan Jorge Lorenzo dia sudah jabat tangan saat peluncuran M1 2016 tersebut. Tapi katanya semua perkataannya termasuk tuduhannya pada Marc Marquez menolong Lorenzo benar adanya. “Untung saja Marc (Marquez) nggak setim dengan saya,” kata Rossi becanda saat dia sudah bersalaman dengan Lorenzo.

Kembali pada cerita awal. Kata dari nol ini sangat tegas diulang-ulang Rossi. Maklum, salah satu kecerdesan pembalap dituntut ikut  membangun motor dari awal. Kan 2016 ini menganut regulasi ECU seragam yang punya bawaan lain yang memengaruhi karakter motor keseluruhan ketimbang 2016. Belum lagi aturan ban Michelin. Ban ini bukan saja merek yang berubah tapi sifat komponnya bersama diameternya. Sebelumnya Bridgestone pakai 16.5 inci dan Michelin 17 inci. Ya jelas pakai cara berbeda membawanya.

Tahun ini jadi musim ke-21 Rossi di grand prix dan dia tetap siap, karena itu tadi masih punya semangat, walau berat. “Motivasi untuk melanjutkan balap di MotoGP karena aku suka. Semua itu juga tergantung hasil, makanya harus kompetitif. Yakin musim ini sangat menarik dan menyenangkan dengan hal-hal baru pada motor baru,” tambah Rossi lagi-lagi menegaskan soal aturan baru yang banyak tantangan sembari menujuk M1 barunya.

Pandangan Rossi terhadap aturan 2016 kembali pada cara bawa M1. Dia harus segera mengubah riding style. Hal yang sama dia lakukan dengan perubahan M1 terkini dibanding saat dia tinggalkan ke Ducati. “Ban Michelin pasti sangat berbeda dengan Bridgestone. ECU pun demkian. Maka pembalap harus pintar dan cepat beradaptasi dengan gaya baru,” tambah Rossi.

Soal saingannya, Rossi melihat dia-dia juga. Maksudnya ya pembalap pabrikan yang tahun lalu bersaing dengannya. “Saya pikir bahwa pesaing tetap kurang lebih sama. Tapi tim satelit dan produsen lainnya akan jauh lebih dekat, sehingga balapan lebih ketat,” jelas Rossi soal aturan baru tersebut tetap waspada pada pembalap pabrikan seperti dirinya. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2016: Proyek Pramac Bersama Rusia, Dukung Penuh Scott Redding

MotoGP 2016 Jelang Tes Sepang: Tangki Di Buntut M1 2016 Belum Siap

MotoGP 2016 Jelang Tes Sepang: Rossi Kejar Set-Up Keseimbangan M1, Untuk Seri Pertama

MotoGP: Di Peluncuran M1 2016, Rossi Dan Lorenzo Sudah Saling Senyum Mesra

MotoGP: Peluncuran Yamaha M1 2016 Rossi/Lorenzo, Livery Biasa Saja, Jangan Anggap Enteng Aturan Baru

 

 

BAGIKAN