nhk

MotoGP 2016: Sachsenring Rekor Jatuh Lorenzo, Tapi Tidak Separah di Cina dan Laguna Seca

ManiakMotor – Bagi Jorge Lorenzo, balapan seri 9 di Sachsenring, kemarin (17/7) mungkin paling apes. Sepanjang karir balap di kelas premier sejak 2008, pembalap 29 tahun ini sampai tiga kali berguling di gravel alias tiga kali terlempar dari motor. Boleh jadi, kecelakaan paling banyak dialami dalam satu balapan di setiap musim. Kondisi tersebut membuat ambisi calon pembalap Ducati bisa memenangkan lomba jadi buyar lantaran mental keburu down.

Jatuh pertama dideritanya saat latihan bebas pertama di tikungan 11, kemudian dua kali saat kualifikasi. Ini belum pernah dialaminya selama 9 tahun menunggung Yamaha M1. Meski sampai tiga kali, toh tidak sampai merusak anggota tubuh dan ia tetap bisa balapan.

Rekor terparah jatuh diukirnya di awal karir motogp 2008. Dimulai dari Cina, tulang belakang kaki retak, ligamen dipergelangan kaki patah. Ia masih bisa balap dan finish keempat. Kecelakaan berlanjut di Mugelo, Italia saat balapan dan di depan pendukungnya di Catalunya.

Biasa, karena ini tahun pertama tentu perlu adaptasi gaya balap dan menjinakkan motor yang sangat beda antara motor 250 cc (ketika itu) dan motogp. Tak sampai di Catalunya, ketika datang ke Laguna Seca (Amerika) dengan tikungan “S” mautnya, Lorenzo kembali jumpalitan. Kali ini lebih parah dari Cina. Tulang pada kaki kiri patah tiga, khususnya yang ketiga,keempat, dan kelima metatarsal.

Di sirkuit Laguna ini, tahuna depan (2009) ia kembali mencium aspal. Kedua pergelangan kaki memar, metatarsal keempat patah, dan tulang selangka. Tapi, sebelum itu, tepatnya di Ingggris dan Brno (Cekoslavia) ia sempat jatuh pula. Dua musim itu membuatnya gagal merebut mahkota juara, tapi pengalaman dan gaya balapnya kian maju.

Bagaimana dengan 2010? Ia sempat terjatuh, tapi pra-musim (saat tes) dan tidak mengalami cedera. Pada 2010 merupakan tahun kejayaan di mana ia berhasil menyandang juara dunia pertamanya, tapi gagal dipertahankan di 2011 yang di MotoGP Australia ia terjatuh dan kehilangan ibu jari. Meski dokter berhasil melakukan operasi tendon. Ia juga pernah terguling di Assen tiga tahun lalu sampai mematahkan tulang iganya.

Nah, dengan kejadian di Sachsenring ini yang sampai tiga kali jatuh membuatnya harus melakukan sesuatu. Diakuinya, kalau ia dan tim membuat kesalahan dengan strategi dan juga  tidak cukup siap untuk membuat keputusan . “Tim juga memasang ban intermediate yang akhirnya bukan pilihan terbaik,” kenang JL.

Untuk menghapus semua memori ‘hitam’ itu, ia akan memanfaatkan liburan musim panas, menyusul tes privat di Austria. “Saya akan istirahat, memulihkan dan sedikit melupakan balapan kemarin. Setelah beberapa bari saya akan latihan fisik dan melalkukan sesuatu untuk memuliohkan kondisi,” tegas Lorenzo yang sampai sekarang masih berada di urutan kedua klasemen sementara dengan 122 angka dan tertinggal 48 angka. Rezki

BACA JUGA 

MotoGP 2016 Sachsenring (Jelang Race): Horor Buat Lorenzo, Ban Yang Disalahkan 

MotoGP Sachsenring 2016 Q2: Marquez Pole, Rossi Front Row, Lorenzo 3 Kali Jatuh 

MotoGP Sachsenring 2016 FP3: Marquez Tercepat, Rossi Ke-4, Lorenzo Gagal Langsung Q2 

MotoGP 2016 Sachsenring (Jelang FP3/Q2): 6 Ducati di 10 Besar, Baru Kalahkan Hujan

BAGIKAN