nhk

MotoGP 2016: Sindir Rossi, Ini Target Lorenzo Buat Ducati

Lorrenzo, Motogp, Golden Era, Ducati

ManiakMotor – Tampaknya, Yamaha sudah sedikit melunak terhadap mantan pembmalapnya Jorge Lorenzo. Tadinya, juara dunia 3 kali ini dilarang berbicara soal tim barunya, kini sudah boleh. Kecuali, soal tes memang belum dapat lampu hijau dari skuad garputala sampai akhir Januari ini.

Lorenzo sudah menghabiskan karir bersama Yamaha sebanyak 9 musim dengan hasil 44 kali menang dan tiga kali juara dunia (2010,2012, dan 2015). Musim balap 2017,

Lorenzo, Ducati, yamaha, Stoner
Lorenzo sangat membutuhkan Casey Stoner

katanya, pembalap menikmati ‘masa keemasan’ motogp, setelah beberapa tahun yang suram karena hanya diikuti 11 motor pabrikan/satelit di masa 2012 sampai 2014. Untuk meramaikan balapan sampai dibuka kelas open (CRT) yang kelasnya lebih murah dari pabrikan.

Diberlakukannya sistem ECU tunggal tahun ini, menurut Lorenzo, taktik yang hebat. Dari tiga pabrikan, kini bertambah lagi menjadi 6 dengan masuknya, Suzuki, Aprilia dan KTM. Hebatnya, tahun  ini telah menorehkan rekor 9 pembalap  meraih kemenangan dari 4 tim pabrikan dan enam tim berbeda.

“Ini adalah era keemasan (Golden Era). Tiga atau empat tahun lalu, hanya ada 17 motor di grid. itu masa-masa yang sulit,” bilang Lorenzo. nah, tahun kini, ada 23 motor, mungkin 18 berpeluang memenangkan perlombaan. “Tahun depan, tiga pabrikan memiliki peluang juara motogp, ini sangat menarik,” paparnya.

Perihal kepindahannya ke Ducati yang disebut sebagai perjudian, Lorenzo justru merasa ini adalan tantangan. Meski diakui butuh pisik yang maksimal untuk menjinakkan Ducati

Lorenzo, Ducati, Yamaha,
Taklukkan Ducati Desmosedici, kata Lorenzo butuh pisik yang baik.

Desmosedici GP17. “Inilah tantangannya. Cukup sulit menaiki Ducati. kemudian, setelah Stoner (Casey) tidak ada yang memberi kemenangan (juara dunia) pada Ducati. Ini akan menjadi motivasi yang baik buat saya,” tegasnya.

Wah, nyindir Rossi, nih! Ditanya prospek menang untuk Ducati, Lorenzo langsung bermain fakta. Bahwa, hanya lima pembalap berhasil menjadi juara dunia dengan motor berbeda. Di antara kelima itu, salah satunya Rossi. Sementara dengan Ducati baru satu. Artinya, Lorenzo ingin mengerjar target itu.

Karena, “menang dengan bersama Ducati menjadi sesuatu yang istimewa. Ducati itu dalam beberapa hal seperti ferrarinya roda dua. Mereka memiliki beberapa aura magis lantaran desain motornya fantastis,” tutup Lorenzo. Rezki

BAGIKAN