nhk

MotoGP 2016: Stoner Tuding Marquez Dan Krunya Ngeper Padanya..!

ManiakMotor – Setelah pisah dengan Honda di ujung 2015 dan kini sudah di Ducati, suka-suka Casey Stoner cerita. Ceritanya versi dia, soal Honda menolak menggunakan jasanya mengganti Dani Pedrosa saat penyembuhan arm pump di tiga seri awal 2015 usai Qatar. Stoner menuding Marc Marquez dan krunya yang ngeper atas kemampuannya.

Beda pernyataan Honda Racing Corporation alias HRC saat itu. Katanya HRC,kecepatan Stoner nggak setajam pembalap pabrik lainnya. Dia sudah lama berhenti berkompetisi sejak 2012. Tapi herannya kenapa malah Hiroshi Aoyama yang digunakan HRC yang jelas-jelas skill-nya di bawah Stoner????? Tanda tanya kan…

O ternyata oh ternyata menurut Stoner sendiri di media Italia Motosprint, ada pembalap Honda yang yang khawatir atas kemampuannya. Itu kata Stoner loh. Yang ia sebut adalah Marquez yang merasa terancam.  “Perasaan saya sih ada yang menekan Shuhei (bos HRC) agar saya tidak kembali ke arena dengan Honda. Ada orang lain yang tidak ingin saya sukses,” tegas Stoner yang arahnya pada Marquez.

Juara dunia dua kali, sekali dengan Ducati 2007 dan sekali dengan Honda pada 2011 itu, heran dengan sikap Honda saat dia ingin kembali ke lintasan. Katanya dia sangat siap turun di Austin (Amrik). Tapi bingun Honda tak memberi kesempatan.

Padahal, “Saya merasa berharga terhadap Honda dan ingin kembali membuktikannya. Mereka dapat gelar 2011 ketika saya pertama membela Honda. Itu setelelah Honda lama tak berada di papan atas,” sebut Stoner yang merasa layak menggantikan Pedrosa. Ukurannya saat sebagai tester di Sepang nggak jauh-jauh amat dengan time Pedrosa. Itu berbeda dengan pernyataan Honda sebelumnya.

Kata Stoner bekerja dengan orang-orang HRC memang asyik yang dijalaninya selama lima tahun. Tapi  belakangan, Marc dan krunya merasa dalam beberapa kasus terancam olehnya. “Soal itu saya tidak tahu kenapa? Di Honda kan kerja saya hanya tester untuk menguji dan membantu mereka,” sebut Stoner.

Ya sudahlah! Begini saja, sekarang punya kesempatan menujukan diri masih mampu. Satu-satunya cara membawa Ducati ke puncak dan mengalahkan anak-anak Honda, terutama Marquez yang disebut-sebut punya gaya mirip. Makin asyik ketemu lagi dua joki Yamaha juga. Apalagi mengingat pertarungan dengan Valentino Rossi yang juga sempat panas terutama di Laguna Seca 2008. Juga disambung peristiwa 2015 antara Rossi, Marquez dan Lorenzo.

Wah seru dong 2016, itu kalau Stoner dapat wild card. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2016: Ducati 7 Mesin! Konsesi Suzuki Dan Aprilia 9 Engine, Yamaha/Honda Tetap Diuntungkan

MotoGP 2016: Redding Tak Sabar Melumat Pesaingnya Di Test Sepang Awal Februari

MotoGP 2016: Aksesori Yamaha Soal MotoGP Penjualannya Ditangani VR46

MotoGP 2016: Marquez Galau, Mesin RCV Tak Sinkron Dengan Elektronik, Bisa Kalah Mental

MotoGP 2016: Vinales Sebut Guru Terbaik Adalah Marquez, Rossi Tidak!

BAGIKAN