nhk

MotoGP 2016: Tentang Misano Di San Marino Dari Valentino

 

 

 

ManiakMotor –  Ducati saja bisa dibawa Valentino Rossi podium kedua di Misao. Saat 2012 itu Ducati lagi terpuruk. Macam mana dengan Yamaha M1 sekarang yang boleh dibilang mantap pada semua jenis sirkuit. Itu tidak dihitung ketika pembalapnya sedang sial loh. Logikanya Rossi bisa berbuat sesuatu di situ dengan penguasaan sirkuit sepenuhnya.

Rossi sendiri telah menabuh rebana Italia. Kan kalau dibilang menabuh perang sudah biasa bro. “Misano adalah home race. Tetangga, teman, sodara dan siapa saja yang kenal saya akan muncul di sini. Makanya tampil di Misano spesial buat saya,” jelas The Doctor pada lomba ronde 13 MotoGP pada 11 September 2016 nanti.

Misano tidak sekadar home race. Tetapi memang seperti ‘milik’ Rossi. Manajemen sirkuit tersebut bekerjasama dengan VR46 Riders Academy, yakni perguruan balap motor yang dimilik Rossi. Semua muridnya dan sedia-dianya kerap datang ke situ untuk menerapakan elmu baalap di trek aspal.

Macam dilakukan anak-anak Asia di program Yamaha VR46 Master Camp pada Juli 2016 lalu. Untuk materi sirkuit aspal menggunakan Misano. Eiiit… kembali, program Master Camp itu diadakan 13 – 18 September 2016 yang diikuti utusan Yamaha Indonesia, Galang Hedra Pratama dan Imanuel Pratna  akan muncul di sirkuit ini belajar materi aspal lewat bimbingan Rossi.

Seperti itulah kedekatan Valentino pada Misano di Sanmarino. Itu sirkuit hanya selemparan batu dari markas Rossi di Tavullia, Italia. Sampeyan juga tahulah soal itu. Mari lebih tahu yang akan dilakukan Rossi minggu ini. Tentu saja rahasia melarikan motornya di 16 tikungan Misano. Dia juga tahu membangun set-up motor sedetilnya. Ah itu juga sampeyan sudah tahu.

Mungkin ini yang sampeyan belum tahum trik Rossi mengubah tekanan mental dengan dukungan penuh menjadi keuntungan. Wah itu mah jam terbang. Tampil di depan publik memang selalu jadi berani. “Tekanan itu harus diubah memberikan 20% lebih dari kemampuan biasanya. Biasanya juga saya selalu tampil baik di sini kok,” pungkas Rossi yang artinya 20 persen itu besar dari keterampilan ‘standarnya’.

Kalau sudah pungkas berarti sudah tuntas. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2016 (Jelang Misano): Cocok Dengan Sirkuit, Marquez Siap Duel Lagi

MotoGP 2016 (Jelang Misano): Rossi Minta Yamaha Berbenah, Sudah Tersaingi Di Trek Cepat

Yamaha Ajak 13 Pemenang Mio Z-Selfie Nonton MotoGP Sepang

MotoGP 2016 (Jelang Misano): Suzuki Menang, Iannone Turut Bahagia

MotoGP 2016 (Jelang Misano): Vinales Nyesal Pindah ke Yamaha?

     

BAGIKAN