nhk

MotoGP 2016 Test Sepang: Kurang Enak Badan Lorenzo Sangat Senang, Kencang Brooo!

ManiakMotor – Kalau tercapat semua asyik-asyik saja. Macam Jorge Lorenzo from Movistar Yamaha. Nggak peduli dia masih jet lag dan mangaku kurang tidur. Bahkan tenggorakannya sakit dan minum antibiotik. Pokoknya kurang enak badanlah.

Tapi mampu melejit di test Sepang, Malaysia 1 Februari 2016. Dia sirkuit sepanjang 5.5 km tersebut dia mencetak 2.00.684, itu meninggalkan posisi kedua 1 detik, persisnya berapa, lihat hasil. Dia satu-satunya joki yang mencetak di bawah 2 menit 1 detik. Pendeknya, dia yang kosisten mengubah catatan waktu tercepat di hari pertama test.

Lorenzo menggambarkan M1 terbarunya begitu enteng mendapati catatan maksimal. Setiap keluar pit line membawa perubahan set-up, susuai rencana setingan tersebut. Meningjkat terus! “Jujur saja saya terkejut. Sepang biasanya sangat sulit ditaklukan buat saya. Semua begitu mudah dengan ban Michelin dan elektronik baru. Keduanya menyatu dengan motor dan cepat adaptasinya,” tutur Lorenzo sembari kesenangan.

Karena kondisinya yang kurang tidur dan sebagainya itu, Lorenzo hanya melahap 37 lap. Sebelum sore dia sudah mengemas pakain balapnya. Sikit, bila dibandingkan dengan Valentino Rossi teman setimnya yang 55 lap. Tetapi dalam 37 lap itu, dia berkali-kali berlari 2 menit 1 detik sekian-sekian dan tiga kali dapat 2 menit sekian-sekian termasuk yang tercepat.

Boleh ditebak, itu M1 Lorenzo sudah punya modal tekniks yang ngepas dengan aturan baru. Ya itu di hari pertama, masih ada hari kedua dan ketiga. “Kalau saya bugar, akan dilakukan lagi yang terbaik,” janji Lorenzo.

Okelah tunggu saja. Ito

BACA JUGA

Hasil MotoGP Test Sepang, Malaysia 1 – 3 Februari 2016

MotoGP 2016 Test Sepang: Tumben Marquez Hanya Ke-7, Pedrosa Punya Pengalaman

MotoGP 2016 Test Sepang: Rossi, Elektronik Ok, Ban Depan Michelin Sama Dengan Bridgestone

Drag Bike 2016: Model Injeksi MBKW2 Di Bebek 130 4T TU, Siap Di AHRS Pekalongan

MotoGP 2016 Test Sepang: Sesi Hari Pertama Ditutup Gemilang Lorenzo-Rossi, Senioritas Bicara

BAGIKAN