nhk

MotoGP 2016: Tudingan Lorenzo, M1 Rossi Tiru Hitungan Gigi Rasio M1-nya, Apa Benar?

 

ManiakMotor – Dikabarkan oleh on line Motorsport, Valentino Rossi telah menjiplak data dari Jorge Lorenzo.  Berita itu, melanjutkan klaim Lorenzo bahwa Rossi pada sesi latihan Jumat di sirkuit Austin, Amerika yang diisi FP3, FP4 dan kualifikasi  bukan hanya menjiplak data set-up, bahkan gir untuk mengejar catatan 2;04.

Fokus tudingan Lorenzo pada gir atau gear, tapi nggak disebut jelas final gir atau gir rasio yang ada dalam girboks. Tapi seperti omongan Lorenzo untuk tikungan pertama menuju tikungan kedua, pastilah itu komposisi perbandingan gigi girboks yang disebut close ratio atau singkatnya disebut gigi (gir) rasio. Lebih singkat lagi disebut rasio. “Valentino berjuang untuk bisa 2:04 dan terjadi perubahan besar. Karena dia (Rossi) bukan hanya mengkopi data set-up saya, bahkan menyalin hitungan gir untuk tikungan,” tegas Lorenzo pada berita tersebut.

Katanya dengan menggunakan hitungan tersebut, Rossi bisa memerlakukan M1-nya di R1 menuju R2 lebih efesien. Motornya langsung bisa menyisir kanan tanpa mengubah gigi rendah menuju R2. “Saya tidak bisa bayangkan ke depan dengan situasi seperti ini,” lanjut Lorenzo yang artinya ‘permusuhan’ akan makin panas, hehe. Pindah ke Ducati, bro.

Namun tudingan Lorenzo ini bisa dipertanyakan kalau Rossi misalnya telak-telak menjiplak hitungan gigi rasio untuk mereduksi mesinnya. Karena reduksi ini antar pembalap akan berbeda hitungannya. Itu dipengaruhi beda gaya mengendara dan karakter membawa yang sejak awal punya setelan tipikal mesin berbeda pula. Sehingga permintaan hitungan rasio berbeda-beda antar pembalap. Apalagi cerita final gir. 

Kamu tahu sendiri, antara Rossi dan Lorenzo jauh berbeda cara-cara mengambil tikungannya. Rossi diawali lebih dalam, Lorenzo mengawali tikungan justru dari arah luar bangat alias membulat. Nah di situ saja reduksinya pasti nggak sama yang menghasilkan perbandingan gigi rasio setiap percepatan yang berlainan. Coba tanya saja pada mekanik dan pembalap yang hobi utak-atik rasio.

Apalagi tudingan menjiplak winglet, Ducati bisa menuntut tuh. Ito

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

MotoGP Austin 2016 Pasca Race: Dalam Situasi Sulit, Nilai 20 Point Penting Buat Lorenzo

MotoGP Austin 2016 Pasca Race: Marquez ‘Bertentangan’ Dengan Mekaniknya

Motor MotoGP, Bisa Disentuh Di Stand Honda IIMS 2016, Banyak Acara Dari Satu Hati

MotoGP Austin 2016 Pasca Race: Nih Sebab Jatuhnya Valentino Rossi, Kampas Kopling Kepanasan

BAGIKAN