nhk

MotoGP 2016: Yamaha Jelaskan Mesin M1 Meletus, Akibat Over Limit Rpm, Dijamin Catalunya Aman

ManiakMotor – Humm… beti alias beda tipis dengan analisa portal ini yang diterangkan secara resmi oleh Yamaha. Itu loh sebab meledaknya mesin M1 Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di Mugello. Masalahnya dari pembatas atau yang disebut rev limiter pada pengapian untuk mengunci putaran mesin. Itu alat ngaco, tak bisa memutus pengapian sehingga putaran mesin M1 melewati garis merah alias over-revving. Coba baca ini; MotoGP Mugello 2016 Jelang Catalunya: M1 Rossi Jebol (Berasap), Putaran Mesin Lewati Limit, Konsumsi Udara Kotor.

Kouji Tsuya, komandan proyek  Yamaha YZR-M1, menyatakan, kedua mesin telah diperiksa ke  YMC (Yamaha Motor Company) dan dianalisa dari berbagai sudut, termasuk lewat telemetri. “Kegagalan disebabkan oleh elektronik yang berkaitan dengan rev limiter berakibat klep dan piston gagal bekerja. Kerusakannya indentik terjadi pada mesin Jorge dan Valentino,” kata Tsuya pada situs resmi MotoGP.

Sebagai gambaran alat tersebut memang satu kesatuan dengan program ECU untuk mengontrol rotasi mesin. Makanya, Yamaha yakin seyakin-yakinnya bukan kegagalan komponen mesin. Juga bukan kesalahan dari dua pembalapnya. Pemetaan elektronik dan mesin tetap sama dengan biasanya. Juga tidak ada mapping khusus yang digunakan untuk Mugello. Yamaha menggunakan pemetaan yang tepat sama seperti dengan yang dulu-dulu.

Tapi ternyata walau sudah diberi limiter, mesin masih bisa menggasing di atas tanda bahaya yang telah dukunci. Penyebanya, putaran ditambah oleh dorongan roda  saat motor melayang di ujung trek lurus. Memang motor semacam jumping di area tersebut, lantaran ada ‘gundukan’. Jadi walau sudah dibatasi, rotasi meninggi dengan sendirinya karena terbawa (ditambah) oleh putaran roda yang kehilangan kontak dengan aspal.

Diakui oleh Pak Tsuya, Yamaha tidak menyadari perilaku software ECU std terhadap alat limiternya. “Mesin ndak ada masalah, itu mesin ketiga tahun ini yang digunakan. Tapi rev limiter bekerja berbeda dengan yang tahun lalu. Set-up limiter pun menggunakan data 2015. Kami juga tak bisa memastikan dengan singkat yang dialami mesin Lorenzo saat warm-up, maka tak ada alasan untuk mengganti mesin yang dipakai Valentino saat lomba,” tutur Tsuya.

Pendeknya, Mugello pembelajaran buat Yamaha. Alat pembatas kitiran mesin ini telah dimodifikasi dan ditanggung aman di Catalunya. “Yamaha telah menyusun ulang kinerjanya, yakin  tidak akan terulang kembali. Sedangkan dua mesin tersebut hanya akan digunakan saat latihan sampai jam hidupnya tamat. Kami masih memiliki cukup alokasi mesin untuk sisa musim ini,” tutup Tsuya menenangkan diri. Ito

BACA JUGA

MotoGP Catalunya 2016 Jelang: Marquez Sindir Lorenzo Selingkuh

MotoGP Catalunya 2016 Jelang: Belajar dari Rossi dan Marquez, Lorenzo Rajin Nonton Video

MotoGP 2016 Jelang Catalunya: Rossi Pede ke Rumah Lorenzo, Tunggu Ulangan 2009

MotoGP Catalunya 2016 Jelang: Apa Pun Dilakukan Rossi Di Umurnya 37 Tahun, Lapar Juara

MotoGP 2016 Jelang Catalunya: Lorenzo vs Marquez, Mendekat atau Menjauh?

 

 

BAGIKAN