nhk

MotoGP 2017: Hanya Unggul Tes, Vinales Merasa Belum Jadi Bintang, Ada Rossi Superstar

46 rossi tes australia 2017-d

ManiakMotor – Sama-sama di kubu besar Yamaha Movistar, Maverick Vinales merasa belum jadi bintang. Di kubung dipandang dari segi apa pun, masih Valentino Rossi masih sangat bintang. Bagi Vinales, The Doctor adalah bintang lapangan dan bintang di luar lapangan. Maksudnya di sirkuit dan di luar sirkuit bro.

Jawaban di atas tersebut menampik pandangan para pengamat yang hobinya memprovokasi, hehe. Provokasi mereka soal Vinales sejak naik M1 dari tes Valencia, Sepang sampai Philip Island sebagai best time, ya tercepat. “Ndak mungkinlah menjadi bintang di tim Yamaha. Apalagi membandingkannya dengan Valentino (Rossi),” rendah Vinales di situs luar sana yang kerjaannya menulis MotoGP.

Vinales juga menampik prestasinya baru sekadar tercepat tes, lantas membetot pusat perhatian Yamaha terhadap dirinya. Maksudnya, Yamaha tetap saja akan melirik Rossi yang punya rasa tersendiri untuk pera penggemar MotoGP dunia. Belum, Vinales belum sampai setara itu. Dia belum pernah juara dunia MotoGP. Juara seri bersama Yamaha juga belum. Ya nanti.

Vinales malah mewanti para pengamat soal Rossi. Katanya kemampuan Rossi belum hilang. “Valentino masih merupakan lawan berat buat siapa saja di kompetisi MotoGP. Bisa saja di test Philip Island, Valentino kurang, di lain waktu apalagi saat lomba dia (Rossi) akan berada di depan,” tambah Vinales.

The Doctor memang dua hari terakhir tes Australia kurang berkembang. Dia punya alasan saat itu, keliruh pada arah set-up pada M1 yang sedang dites. Tapi sesuai perkataan Vinales tadi, jangan dilihat sekarang. Tapi mari lihat di lomba. Berarti pula bukan soal umur Rossi yang 16 Februari 2017 sudah berusia 38 tahun. Miolo