nhk

MotoGP 2017: Lelucon Menyindir Rossi Dan Ducati, Empuk Marquez Di Sachsenring

Jelang GP Sachsenring 2017

ManiakMotor – Ada joke atau lelucon di MotoGP soal Vantino Rossi, Marc Marquez dan Ducati. Rossi pada lucu-lucuan yang sebenarnya menyindir itu, maunya tikungan parabolik yang nggak ada pengereman deras, rpm teratur. Marquez menikung seperti pada sreenshot dan Ducati yang boleh diwakili  Andrea Dovizioso maunya lurus terus, hehe.

Inilah lucu-lucuannya. Lucu nggak?

Joke tersebut sebenanarnya untuk proposal lay-out sirkuit Barcelona 2018. Akan tetapi, ngelawak ada maksudnya ini akan sesuai dengan sirkuit Sachsenring, Jerman, tempat ronde ke-9 pada Minggu 2 Juli 2017 nanti. Tentu saja pas dengan Marquez pada lekukan-lekukan tikungannya doyan model stop and go yang sebentar-sebentar menikunga.

Menikungnya pun bikin motor sampai melambat seperti yang digambarkan pada oretan tersebut.  “Ya, ya, di masa lalu memang Sachsenring sesuai dengan gaya saya dan Honda. Tetap harus bekerja keras untuk ronde ini,” rendah Marquez yang sudah tujuh kali menang di situ yang sudah dihitung juara Moto2. Sejak dia di MotoGP sulit ditandingi, kecuali oleh sesama Honda dan teman setimnya sendiri, Dani Pedrosa yang juga doyan sirkuit banyak tikungan kiri lantaran arahnya melawan jarum jam dan doski memang kidal.

Akan tetapi, dua yang kena sindir tadi belum menyerah. Apalagi Bagi duet Italia ini, balapan pada 2017 ini selalu aneh-aneh. Ndak bisa diukur dengan sirkuit itu  si nganu dan sirkuit ini si dia. Nggak peduli dalam joke itu, Ducati misalnya diandaikan akan juara kalau main drag bike, hust… maksudnya lurus-lurus wae.

Seperti cerita Dovizioso. Katanya siapa yang berharap dirinya akan juara di Mugello dan Catalunya? Ya mamng nggak ada, bos! Toh buktinya bisa juara dengan enaknya. “Sama juga dengan di Sachsenring. Saat ini bukan motor dan pembalap yang penentu. Juga ban. Memang sih, Sachsering ini selalu bikin masalah pada Ducati,” gertak Dovi yang bukan gertak sambel.

Kira-kira sama dengan The Doctor yang mengaku sudah mempelajari beberapa seri lalu, sulit menentukan pembalap unggulan setiap balapan. Apalagi Rossi datang ke Sachsenring dengan motivasi juara Assen. Termasuk membawa sasis baru. “Apa pun akan bisa terjadi seperti 9 seri berlalu,” singkat Rossi seolah nggak peduli dengan joke.

Wah rame, karena memang ramai klasemen sekarang, bayangkan posisi empat klasemen hanya terpaut 11 angka dari yang memimpin. Miolo

BAGIKAN