nhk

MotoGP 2017 Paruh Musim : Lima ‘Perangkap” Justru Bikin Seru Persaingan, Ducati Pakai Fairing Baru?

Yamaha-Honda-Ducati, Perubahan, Motogp
Tiga tim pabrikan, Yamaha, Honda, dan Ducati berimbang

ManiakMotor – Nafas santai tim dan pembalap tinggal seminggu lagi. Setelah itu, mereka kembali kerja keras di sirkuit Brno, Ceko sebagai ronde ke-10 atau awal dari paruh kedua musim 2017. Apakah Cal Crutchlow bisa mengulang prestasi sebagai pemenang tahun lalu?

Belum jadi jaminan. Karena, Jack Miller yang pemenang tahun lalu gagal mengulangnya dan Rossi penggantinya. Bukti lain, Marquez gagal mempertahankan podium pertama di Argentina yang direbut pendatang baru Yamaha Vinales. Meski pembalap Honda itu sukses di Amerika dan Sachsenring. Begitu juga Rossi, Jerez dan Barcelona lepas dari genggamannya tahun ini dirampas Pedrosa dan Dovizioso.

Cal Crutchlow (35) dan Johann Zarco (5) ditunggu podium naik podium pertama dari pembalap satelit

Justri Dovi dengan Desmosedici GP17 bikin kejutan. Bila tahun lalu Ducati menuai dua kemenangan dari dua pembalap (Dovi dan Iannone) di paruh kedua, kali ini justru di paruh pertama dari tangan Dovi. Masalahnya, apakah di Austria dan Sepang nanti bisa terulang kembali?

Perubahan kemenangan diparuh pertama yang telah mencuatkan lima pemenang dipicu oleh ‘perangkap’ sehingga membingungkan para teknisi tim pabrikan. Mereka harus melawan elektronik yang mulai tahun lalu disuplai satu perusahaan. Ini yang dikeluhkan Vinales dan Marquez, mungkin juga pembalap lain.

Kemudian pembalap dan tim melawan ban yang tidak dapat diprediksi. Michelin sebagai penyuplai tunggal, suka membawa ban baru yang katanya cocok untuk sirkuit. Kenyataannya, tidak ada yang benar-benar tahu ban mana yang bekerja dengan sasis dan trek.

Dari sisi teknis, selain elektronik, dilarangnya pemakaian sayap eksternal membuat perancangan terhenti. Faktor lain, kondisi cuaca seperti di Assen yang hujan tahun lalu, kali ini tidak. Permukaan trek yang baru seperti di Jerez dan Sachsenring, revisi kecil, semua ikut mempengaruhi.

Beberapa faktor tersebut di atas, di satu sisi mencuatkan persaingan. Bila tahun lalu hanya Honda dan Yamaha, kali ini tambah Ducati minus Suzuki yang anjlok. Menariknya lagi, perubahan di atas juga menghidupkan paa pembalap satelit seperti Zarco dan Folger (Yamaha Tech 3), Danilo Petrucci (Octo Pramac Ducati), Cal Crutchlow (LCR Honda).

Seperti diakui Herve Poncharal, bos Yamaha Tech 3 bahwa ECU tunggal yang diperkenalkan 2016 menjadi faktor teerpenting dalam membuat kemenangan bagi tim satelit. “Para pembalap satelit punya kesempatan untuk menang dan kini perbedaan antara pabrikan dan satelit tidak lagi jomblang,” bangga orang Prancis ini.

Tinggal sekarang, siapa di antara ketiga tim pabrikan paling berjaya di paruh kedua. Konon, Ducati akan tampil memakai fairing baru dengan sayap internal sebagai panel downforce. Mari kita tunggu. Rizki

BAGIKAN