nhk

MotoGP 2017 Paruh Musim: Petrucci Tes Banyak Material Di Misano, Paruh Kedua Ducati Lebih Beda

Pterucci, tes Misano, MotoGP
Petrucci tes pakai Desmo GP17 dengan sok depan Ohlins serat karbon

ManiakMotor – Honda memanfaatkan tes pribadi di sirkuit Brno, Ceko yang bakal menjadi arena kejuaraan ronde ke-10 (6/8). Sementara Ducati lebih memilih di rumah sendiri di trek Misano, selama dua hari (18-19/7). Menariknya, tes itu melibatkan Danilo Petrucci yang baru abis libur di Yunani, bukannya Manuel Pirro (tester).

Cukup mengagetkan mendengar ucapan pembalap tim Octo Pramac Ducati usai tes. “Saya hancur,” katanya singkat tanpa dirinci. Ia pun lantas ditanya, apa saja yang telah diuji di Misano, tetap masih irit bicara lantaran ada larangan dari Gigi Dall’lgna, GM Ducati Corse MotoGP.

“Hanya dapat mengakatakan bahwa saya telah melihatmpara insinyur tidak menahan diri. Mereka memberi saya banyak materi untuk diuji,” katanya. Pada hari pertama tes pembalap asal Italia ini melahap 90 lap, sedang di hari kedua 77 lap.

Namun saat didesak soal fairing baru yang dijanjikan Gigi untuk di tes di Misano, tetap tidak bersuara dan hanya tampak senyum dari mimik mukanya. Meski ia dipuji oleh kepala kru Daniele Romagnoli dengan diberi angka 8, Petrucci tidak cepat puas diri.

Pasalnya, tahun ini ia sedikit dikondisikan oleh motor baru. Dirinya harus banyak menguji dan ini membuat ia kehilangan waktu dalam balapan akhir pekan. “Tapi, Ducati terbukti kompetitif dan di le Mans kami sudah bisa menemukan stabilitas,” tegasnya.

Di antara seluruh pembalap satelit Ducati, Petrucci paling tinggi dalam klasemen paruh musim. Ia berada di peringkat ke-8 dengan 66 angka di belakang duo staleit Yamaha Tech3 Zarco (6) dan Folger (7). Meski berstatus tim satelit, Petrucci sebenarnya berada di tim pabrik karena motornya sama dengan Dovi dan Lorenzo, hanya beda spek dikit.

Ini terungka ketika ditanya, “Anda memiliki motor pabrik, tapi tidak berada di tim pabrik. Kenapa tidak memilih Aprilia? “Saya suka melakukan sesuatu dengan benar dan itu bukan saat yang tepat (maksudnya terima Aprilia). Ducati melakukan pekerjaan yang hebat dan saya bagian dari proyek itu dan tes ini membuktikan hal itu. Dan saya pikir, balapan paruh kedua akan berubah secara berbeda,” tutup Petrucci. Rizki

BAGIKAN