nhk

MotoGP 2017 Paruh Musim: Poncharal Bela Zarco Dua Senggolan, Rossi Juga Agresif

46 senggolan vs Zarco 2017

ManiakMotor – Senggoalan di Austin di mana posisi Johann Zarco sikit memaksa, Valentino Rossi meningatkan Zarco, bahwa dia bukan di Moto2. Tahu sendiri maksudnya yang di Moto2 ‘sabet-sabetan’ adalah wajar. Tapi bagaimana dengan di Assen, justru Rossi yang terlihat melambat lantaran mengoreksi motor untuk kembali ke racing line, tapi Zarco ada jalur itu?

Zarco sendiri di Assen ogah menutup gasnya, agar nggak kehilangan momentum di rombongan depan. “Bagi saya, Valentino dan Zarco sama-sama agresif. Buat pembalap yang sudah mapan seperti Valentino, ada gangguan kecil, tentu kurang puas seperti terjadi di Austin. Tapi bagaimana di Assen yang bukan kesalahan Zarco. Berarti, keduanya sama saja,” sebut bos Yamaha Tech3, Herve Poncharal yang tak lain bosnya Zarco.

Poncharal mencontohkan perilaku Rossi dari GP125, GP250 dan ke MotoGP. Juga dia menunjuk pertarungan Rossi dengan Max Biaggi, Sete Gibernau dan sebagainya. “Mereka itu mengeluh dan menyebut Valentino sadis, bahkan disebut rada gila, berbahaya dan agresif,” sebut Poncharal yang cenderung membela anak buahnya. Ya iayalah…

Nah, menurut Poncharal, Zarco juga memiliki muatan energi yang sama saat naik ke MotoGP. Zarco punya cita-cita untuk membangun dirinya di puncak MotoGP, setelah dua gelar dunia di Moto2. Pembalap muda ingin menunjukkan skill yang mereka kuasai. Istilahnya, emang lu aja yang bisa, gue juga. Kira-kira begitu.

Mereka ingin membuktikan, mereka juga cepat dan mampu bersaing dengan bintang-bintang yang sudah mapan, “Pada gilirannya, mereka ingin tetap di puncak selama mungkin. Mereka juga manusia. Dan itu memang kenyataan, bukan hanya dalam balap, olahraga lain dan bahkan pada kehidupan umum,” pungkas Poncharal yang sikit menyudutkan Rossi. Miolo

BAGIKAN