nhk

MotoGP 2017 Paruh Musim: Rossi Dan Vinales Beda Pendapat, Vinales Ingin Belajar

46 - 25 Movistar Yamaha MotoGP 2017

 

ManiakMotor – Dua pembalap inti Yamaha beda pendapat soal motor mereka yang kemampuannya kurang stabil. Walau masing-masing memandang masalah beda, tapi Yamaha bilang ada tambahan sebabnya dari ban. Makanya keduanya hanya sebentar memimpin klasemen di paruh musim yang telah berjalan.

Itu yang dikatakan bos Yamaha, Lin Jarvis yang didukung pembalapnya. Menurut Jarvis, pasang surut prestasi Yamaha kemarin ditentukan oleh ban Michlelin. “Memang ada perbedaan pandangan pada pengembangan. Valentino lebih senang pada sasis baru dan Vinales soal elektronik. Tapi lebih utama lagi Michelin,” sebut Jarvis dalam evaluasi pada seri yaang telah berjalan dan paruh musim mendatang yang dimulai dari sirkuit Brno pada 6 Agustus 2017, nanti.

Jarvis percaya, peluang Yamaha masih sangat terbuka. Selisih sampai posisi ke-4 ditempati Valentino Rossi hanya beda 10 point, “Juga merek kami yang lebih banyak menang dari paruh musim kemarin,” tutur Jarvis yang menunjuk Maverick Vinales walau tak memimpin lomba, tapi dia pembalap yang paling banyak juara dengan 3 kali podium pertama.

Omongan Jarvis ini diperkuat Vinales. Katanya awal seri dia kuat, tapi selanjutnya harus banyak belajar. Sempat unggul 24 poin terpangkas segara dan akhirnya tersusul oleh Andrea Dovizioso dan sekarang oleh Marc Marquez. “Empat seri belakangan saya banyak kehilangan  point. Saya berharap, Michelin akan membawa ban yang kinerjanya sama setiap ronde,” jelas Vinales seolah pada grip yang rendah saat di Jerez dan Barcelona yang panas, ban juga punya andil.

Nah di sini bedanya. Vinales malah seyakin-yakinnya, kelemahan M1 bukan dari sasis, tapi dari elektronik. Baginya elektronik M1 kurang oke mengatur ritme grip pada ban Michelin yang tak seragam setiap lomba. Sedang Rossi ngotot, penyebabnya pada sasis 2017 yang lebih kaku (rigid) yang hanya sangat enak saat dapat aspal yang memang ada grip dan suhunya sedang-sedang saja. Itu sudah dikemukakan Rossi berulang-ulang. Pendapatnya paruh musim belum diterbitkan.

Khusus Vinales masih ingin belajar soal prestasinya turun naik paruh musim kemarin. Dia mengakui, tidak mudah bertahan di depan, sementara dirinya baru tahun ini merasakan atmosfer bertempur di papan atas klasemen. Kan dua tahun lalu dia hanya pemain papan tengah dengan Suzuki.  Miolo

BAGIKAN