nhk

MotoGP 2017 Paruh Musim: Yamaha Harus Lebih Mendengar Rossi

Valentino Rossi Jerez 2017

 

ManiakMotor – Siapa pun akan tergoda oleh penampilan Maverick Vinales sejak tes pramusim. Ketajamannya makin jadi, setelah menawali MotoGP 2017 dengan dua kemenangan. Wajar saja Yamaha makin mendorong Vinales dan lupa salah satu jokinya Valentino Rossi yang jam terbangnya jauh banyak.

Karenanya, paruh kedua MotoGP 2017, menurut analis Sky Sport, Yamaha harus lebih banyak mendengar masukan senior yang tak lain Rossi sendiri. “Karena dia (Rossi) yang lebih tahu seluk beluk Yamaha. Kenyataannya dalam situasi yang serba ketat di klasemen, Rossi masih bisa bersaing di kejuaraan dunia,” sebut Paolo Beltramo si analis tersebut.

Menurut Beltramo yang portal ini hanya menambah-nambahkan agar renyah gitu, hasil awal dari Vinales menyembunyikan masalah M1. Saat itu, Vinales lagi top performace, sehingga kekurangan motor bisa ditutupinya dengan apik. Tapi, walau bagaimana pun Vinales hanya seorang pembalap yang mentalnya belum pernah juara dunia. Bisa goyang dengan situasi yang sangat ketat.

Maksudnya, sehingga keadaan sebenarnya M1 dengan sasis 2017 muncul sendirinya. Itu memaksa Iwata alias para insinyur racing Yamaha di Iwata, Jepang, kudu bekerja keras. Sampai paruh musim selesai sebenarnya belum tuntas benar soal sasis tersebut. Dengar-dengar sih, saat Rossi juara di Assen justru menggunakan sasis campuran 2016, walau pun diakui sasis baru.

Rossi yang dalam ukurannya malah justru stabil sehingga masih berada dalam lingkaran perebutan juara dunia 2017 di paruh musim. “Yamaha harus bijaksana dalam hal ini. Mereka memiliki dua pembalap yang berada di lingkungan juara dunia sampai paruh musim. Keduanya pembalap top. Jangan sampai hanya mendengar salah satunya, gelar bisa hilang sama sekali,” wantinya. Miolo

BAGIKAN