nhk

MotoGP 2017: Pol Espargaro, Potensi KTM Dari Suspensi Ajaib Dan Rangka Tubular

Pol Espargaro KTM 2017

ManiakMotor – KTM memang namanya pendatang MotoGP, tapi itu hanya di MotoGP. Di arena lain, merek Austria ini sudah lumutan. Karenanya, KTM diklaim memiliki potensi di kelas para raja. KTM punya gagasan-gagasan besar dalam teknologi adu cepat roda dua. Mereka nggak ketinggalan dalam hal itu. Bahkan unik dengan suspensi yang berbeda sendiri dari para peserta MotoGP. Sokbreker depan yang up side down warnanya hitam, bukan gold.

Itu yang dikatakan Pol Espargaro pada KTM sebagai tunggangan barunya untuk mengarungi MotoGP selanjutnya. Katanya potensi KTM jangan dipandang enteng. “Memang masih cukup muda di MotoGP. Masih butuh pengalaman untuk pengembangan. Tapi akan cepat mengingat ide-ide mereka selalu menang di arena lain,” sebut si Pol dengan semangat tinggi.

Pol hengkang dari Yamaha Tech3 ke KTM dengan dendam banyak. ‘Dendam’ yang akan membuatnya bekerja keras memperlihatkan potensinya. Itu lantaran tak dipilih menggantikan Jorge Lorenzo ke pabrik Yamaha. Padahal, sebagai juara Moto2 pada 2013 dia dipromosikan oleh Yamaha ke MotoGP. Bahkan kontraknya langsung dengan Yamaha walau statusnya di Tech3.

Boleh dilihat pada penampilan perdana dirinya saat test Valencia. Lumayan dengan mengalahkan beberapa pembalap. Posisinya ke-17 atau hanya tertinggal 1.8 detik dari yang tercepat. Kalau dihitung, itu penampilan kedua KTM di kancan MotoGP setelah dapat wild card di ronde terakhir 2016 di Valencia.

Soal suspensi KTM, di mana pun arena yang diikuti merek ini selalu membawa WP Suspension. Teknologinya sebenarnya hanya pencahan dari Ohlins. Sejarahnya, WP didirikan para insinyur yang minggat dari Ohlins. “Suspensi ini bisa jadi ajaib, bisa pula jadi masalah, lantaran beda dengan yang digunakan seluruh peserta. Juga rangka tubular yang tidak biasa di MotoGP. Testing dan lomba yang akan menentukan selanjutnya. Butuh kerja keras,” pungkas si Pol yang barusan dapat pelatih Marc Rovira yang tadinya menangangi Lorenzo. Ito