nhk

MotoGP 2017: Suzuki Berharap Penuh dari Iannone, Ini Target Buat Rins

Suzuki, iannone, Sepang

ManiakMotor – Ditinggal Vinales ke Yamaha, tim Suzuki Ecstar tak gentar. Mereka punya Andrea Iannone, pembalap Italia yang punya gaya balap agresif. Apalagi tahun lalu berhasil menuai satu kemenangan di Austria dan tiga kali podium, meski hasil akhir berada di peringkat ke-9. Sementara rookie Alex Rins yang 21 tahun tentu menjalani masa adaptasi.

Manager tim Davide Brivio saat presentasi sangat berharap pada Iannone. “Andrea harus bawa kita ke atas, sedang Alex harus mengejar dia secepat mungkin,” pesan Brivio. Kendati kedua pembalapnya baru, ia tidak gusar dan tetap yakin bisa lebih baik.

Brivio mengambil contoh dua tahun belakangan yang segala sesuatu masih baru bagi mereka. Tim baru, katanya, pembalap baru, motor baru, nyatanya bisa memenangkan perlombaan. “Jelas, ini sangat luar biasa. Nah, dengan formasi sekarang kami sangat puas,” tegas Brivio.

Tahun ini, lanjutnya, akan jadi musim yang menarik. Iannone berlabuh ke Suzuki sebagai pembalap berpengalaman dan pembalap papan atas. “Dia siap memenangkan balapan dari awal musim ini dan kami harus memberikan paket yang tepat untuk dia,” tambahnya, walau tidak disebut apa paket tersebut.

Bicara prestasi Suzuki di ajang motogp tidak jelek-jelek amat. Melalui pembalap Inggris Barry Sheene menyumbang gelar juara dunia pada 1976 dan 1977, dilanjutkan oleh Marco Luchinelli (1981), Franco Uncini (1983), Kevin Schwantz (1993) dan Kenny Roberts Jr. Semua itu masih di era Grand Prix dengan mesin 2-Tak.

Namun, masuk mesin 4-Tak dengan label MotoGP mulai 2002, Suzuki hanya menikmati dua kemenangan pada 2007. Saat motor balap dengnan mesin V4 800 cc, Suzuki juga menyabet kemenangan dua kali dipersembahkan Chris Vermuelen di Prancis (Le Mans 2016 dengan mesin 1.000 cc) dan Vinales di Silverstone (2016). Rezki

BAGIKAN