nhk

MotoGP 2017 (Tes Sepang): RC213V ke Big Bang, Mekanik Marquez Masih Bingung?

Marc Marquez Tes Sepang 2017

ManiakMotor – Belum ada pengakuan resmi, tapi sah sebut RC213V kembali melansir mesin big bang, konsep usungan Honda yang merajai kelas primer di era Michael Doohan sekitar 20 tahun lewat. Saat itu Santi Hernandez, Chief Mechanic Marc Marquez saat ini, masih sebatas mekanik lokal di Spanyol.

Wajarlah ‘neng’ Santi yang berkumis tebal ini kudu belajar lebih dalam soal big bang yang mekanismenya berbeda dengan mesin screamer yang saat ini popular. Ia dan pasukan teknisnya di lapangan seolah masih bingung menemukan cara memaksimalkan kedahsyatan mesin itu dengan regulasi MotoGP saat ini. Terlebih mengkolaborasinya dengan ECU (Electronic Control Unit) yang saat ini ‘standar’ seragam buatan Magneti Marelli (Italia), beda banget dengan ECU sebelumnya yang buatan Honda sendiri yang sepaket dengan engine-nya.

Bukan asal tuduh Bro, bukan pula analisa sekadarnya. Kesan bingung itu tampak jelas dari serangkaian tes awal tim Repsol Honda jelang musim kompetisi 2017. Marc Marquez dan Dani Pedrosa belum happy dengan motornya. Hari ini 31 Januari di tes resmi MotoGP hari kedua di Sepang, Malaysia, MM sang juara dunia bertahan hanya ke-10. Marquez hanya bikin 2:00.531 atau masih terpaut 1.079 detik dengan yang tercepat. Jauh untuk ukuran Marquez. Apalagi Pedrosa ke-14.

MM malah mengaku belum menemukan satu sisipun yang bisa menjadi potensi besar untuk dikembangkan. Top speed, cornering, terlebih lagi akselerasi masih butuh perbaikan besar. Tak heran kalau sementara ini kalah lap time bukan saja dengan pesaing utama Yamaha, tapi juga harus tunduk pada Ducati dan Suzuki.

MM akui ia dan tim mekaniknya belum punya mapping yang baku dengan mesin baru itu dan masih mencari-cari. Artinya masih belajar dan beradaptasi. lha iyalah, saat big bang menggelinding doski masih bocah yang main motor-motoran! “Mesin ini sepenuhnya baru. Semua mapping yang kami punya tak ada yang cocok. Kami masih harus kerja keras dalam tes ini,” ucap MM yang seperti sebelumnya masih mengeluhkan minimnya akselerasi RC213V untuk gaspol menuju topspeed.

Tapi, bukan Marquez namanya jika hanya bisa mengeluh dan membiarkan mekaniknya kebingungan. Sepanjang tes hari pertama dan kedua ia mengaku sudah menghimpun banyak data dan pengamatan tersendiri. Temuan itu bisa memperbarui setingan RC213V untuk cetak waktu lebih kencang pada besok sisa test. “Kami sudah banyak berkutat utak-atik mesin dan perangkat elektronik. Hari ini pun masih berkutat di sektor itu,” tandasnya. Andro

BACA JUGA

Hasil Tes MotoGP Sepang, Malaysia, 30 Januari – 1 Februari 2017

BAGIKAN